15:00 . Tersangka Penggelapan Bantuan Sapi di Tuntut 1,5 Tahun Penjara   |   14:00 . Cari Bibit Atlet, PO Cabang Tuban Gelar Kompetisi Antar Ranting   |   12:00 . Suksesi Pemilu di Tuban, KPU Gelar Konser Musik.   |   11:00 . 129 Bidang Lahan Warga Selesai Dipatok untuk Kilang Tuban   |   09:00 . Camat Hendro Pensiun, Sempat Bercita-Cita Jadi Hansip   |   08:00 . Refresing Bersama Kader Kesehatan Kecamatan Jenu   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   17:00 . Belum 3 Bulan, Ada 7 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan   |   16:00 . Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...   |   15:00 . Nuansa Klasik Santai, Ngopi Nongkrong Tanjung Sari   |   14:00 . Masyarakat Sekitar TPPI Rutin Dapat Pengobatan Gratis   |   13:00 . Kebakaran Lumat Rumah Pedagang Ikan   |   12:00 . Tak Lagi Terkelola, Begini Komen Pengunjung Sendang Maibit   |   11:00 . Tiga Warga Jenu Itu Resmi Tersangka   |   10:00 . Kaji Cepat Kebakaran, Berlanjut Gotong Royong Dirikan Rumah Korban   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 10 January 2019 12:00

Kenali Kanker Nasofaring, ini Penjelasan Dinkes Tuban

Kenali Kanker Nasofaring, ini Penjelasan Dinkes Tuban

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Ustaz Arifin Ilham dikabarkan akan menjalani perawatan lanjutan di Malayasia. Sebelumnya, Ustaz Arifin Ilham dirawat di RSCM, JL Diponegoro, Jakarta Pusat.

Dilansir dari Kumparan.com, Kamis (10/1/2019), hingga kini keluarganya belum mau terbuka soal penyakit yang diidap Arifin Ilham. Namun, KH Abdullah Gimnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym sempat menyebut beliau tengah berjuang melawan kanker.

Ditulis dalam Kumparan.com, akhir tahun lalu, Arifin Ilham dalam sebuah pengajian menceritakan penyakit yang dideritanya yaitu kanker 'Nasofaring'. Lewat pengobatan selama 2,5 bulan, beliau dinyatakan sembuh dari penyakit itu.

Lalu apa pemyakit Kanker Nasofaring itu?

Hasil dari wawancara blokTuban.com dengan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati hari ini, Kamis (10/1/2019) menerangkan, Kanker Nasofaring adalah kanker yang tumbuh di rongga hidung. Menurut dia, sel kanker (Ca) ini tumbuh di rongga belakang hidung atau di langit-langit rongga mulut.

"Penyebabnya adalah kita mengonsumsi zat-zat yang bersifat karsinogenik baik sengaja maupun tidak," terang alumni Magister Kesehatan Universitas Airlangga itu.

Menurut Endah, Ca ini juga bisa diturunkan secara genetik. Kebanyakan penyakit ini dijumpai pada laki-laki.

Ditegaskan wanita ramah itu, Pengobatan Ca adalah sesuai stadium berapa ditemukan. Semakin dini ditemukan, kata dia, semakin besar kemungkinan sembuh.

Menurut Endah, Ca Nasofaring bisa berakibat pada kematian. Kendati begitu, penyakit ini tetap bisa dicegah dengan pola hidup sehat.

"Pencegahannya dengan cara menghindari konsumsi makanan yang mengandung bahan berbahaya sepert pengawet dan pewarna berbahaya. Hindari rokok baik sebagai perokok aktif maupun perokok pasif," pungkasnya menandaskan. [rof/ito]

Tag : kanker, dinkes, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more