12:00 . Besok Masuk Tahapan Pendaftaran Bakal Calon   |   09:00 . BMKG: Equinox, Fenomena Biasa, Masyarakat Dihimbau Tenang   |   08:00 . Dua Hari Lagi TMMD Ke-104 Tuban Ditutup   |   07:00 . Tips Karier: Lakukan 5 Cara Ini Agar Sukses Jadi Girl Boss   |   15:00 . Tersangka Penggelapan Bantuan Sapi di Tuntut 1,5 Tahun Penjara   |   14:00 . Cari Bibit Atlet, PO Cabang Tuban Gelar Kompetisi Antar Ranting   |   12:00 . Suksesi Pemilu di Tuban, KPU Gelar Konser Musik.   |   11:00 . 129 Bidang Lahan Warga Selesai Dipatok untuk Kilang Tuban   |   09:00 . Camat Hendro Pensiun, Sempat Bercita-Cita Jadi Hansip   |   08:00 . Refresing Bersama Kader Kesehatan Kecamatan Jenu   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   17:00 . Belum 3 Bulan, Ada 7 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan   |   16:00 . Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...   |   15:00 . Nuansa Klasik Santai, Ngopi Nongkrong Tanjung Sari   |   14:00 . Masyarakat Sekitar TPPI Rutin Dapat Pengobatan Gratis   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 08 January 2019 13:00

Tagana Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Palu di Tuban

Tagana Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Palu di Tuban

Reporter: M. Anang Febri 

blokTuban.com - Wujud kepedulian sosial elemen masyarakat Kabupaten Tuban, dalam merespon bencana alam yang akhir-akhir melanda sejumlah titik Nusantara bisa dibilang militan. Salah satunya dilaksanakan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Tuban dengan objek para korban bencana Palu yang mengungsi ke Tuban. Tercatat ada sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi sasaran program.

Koordinator Tagana Tuban, M. Zaenuri ketika dikonfirmasi media ini mengungkapkan bahwa, penyaluran bantuan eksodus Palu yang mengungsi di Bumi Wali, sebutan lain Kabupaten Tuban, telah dimulai pada akhir Desember 2018 lalu, yakni di Kecamatan Plumpang. 

"Dinas Sosial bersama Tagana sudah menyerahkan bantuan secara bertahap. Pertama di Kecamatan Plumpang, dan sekarang ini wilayah Kecamatan Soko," terang Zaenuri kepada blokTuban.com, Selasa (7/1/2019).

Program dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Dinas Sosial itu, sambungnya, sengaja dilakukan dengan bekerja sama dengan wilayah kecamatan agar mempermudah akses pendataan. Sebab, masing-masing wilayah kecamatan memiliki jumlah data acak yang tak sama.

"Kemarin jumlah paling banyak di Plumpang. Makanya kita fokuskan di Kecamatan. Sementara di Soko, saat ini ada dua desa," ulasnya.

Pihaknya juga berterimakasih kepada seluruh warga di Tuban. Sebab kepedulian dari pada warga itulah yang dapat merealisasikan misi sosial, terlebih kepada Pemkab Tuban yang selalu sigap merespon segala bentuk bencana. Baik yang bersifat lokal, daerah, maupun Nasional.

"Harapan kita, pastinya Tuban bisa lebih baik lagi dalam menanggapi bencana yang melanda saudara-saudara kita diluar. Apresiasi juga kita berikan kepada seluruh warga beserta Pemkab Tuban, yang masih mau memperhatikan nasib saudara kita yang terdampak bencana," pungkasnya berharap. [feb/col] 

Tag : bencana, korban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more