12:00 . Boyong Adipura, Bupati Singgung Sejumlah Toko di Jalan Nasional yang Lumutan   |   11:00 . WhatsApp BATASI PESAN FORWARD MAKSIMAL 5 KALI   |   10:00 . Adipura ke-7, Bupati Akui Persoalan Sampah di Sungai Masih Belum Selesai   |   09:00 . AMPO, PANGANAN DARI TANAH LIAT KHAS TUBAN   |   08:00 . Intip...! Hujat Lebat Masih Berpotensi Mengguyur Wilayah Tuban   |   07:00 . Manfaat Jalan Kaki Bukan Hanya untuk Kesehatan Fisik, Tapi Juga Mental   |   19:00 . Ini Faktor Pemicu Polemik Menurut Ketua Penilik Klenteng KSB Tuban   |   18:00 . Camat Plumpang Pastikan Aktivitas Tambang Pasir Tak Membahayakan   |   17:00 . Komite Sastra Tuban Bakal Gelar Bedah Buku ini...   |   16:00 . Dump Truk Terguling di Jalan Raya Jatirogo   |   15:00 . Ampo, Camilan yang Cocok Dihidangkan dengan Kopi   |   14:00 . Keluarga ini Bertahan Sampai 5 Generasi   |   13:00 . Desas-Desus Tambang Pasir Ilegal, Bagaimana Sebenarnya?   |   12:00 . Kick Off Liga 2 Dijadwalkan Bulan Mei   |   11:00 . Rabu, AHY Dijadwalkan Kunjungi Kabupaten Tuban   |  
Tue, 22 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 08 January 2019 13:00

Tagana Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Palu di Tuban

Tagana Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Palu di Tuban

Reporter: M. Anang Febri 

blokTuban.com - Wujud kepedulian sosial elemen masyarakat Kabupaten Tuban, dalam merespon bencana alam yang akhir-akhir melanda sejumlah titik Nusantara bisa dibilang militan. Salah satunya dilaksanakan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Tuban dengan objek para korban bencana Palu yang mengungsi ke Tuban. Tercatat ada sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi sasaran program.

Koordinator Tagana Tuban, M. Zaenuri ketika dikonfirmasi media ini mengungkapkan bahwa, penyaluran bantuan eksodus Palu yang mengungsi di Bumi Wali, sebutan lain Kabupaten Tuban, telah dimulai pada akhir Desember 2018 lalu, yakni di Kecamatan Plumpang. 

"Dinas Sosial bersama Tagana sudah menyerahkan bantuan secara bertahap. Pertama di Kecamatan Plumpang, dan sekarang ini wilayah Kecamatan Soko," terang Zaenuri kepada blokTuban.com, Selasa (7/1/2019).

Program dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Dinas Sosial itu, sambungnya, sengaja dilakukan dengan bekerja sama dengan wilayah kecamatan agar mempermudah akses pendataan. Sebab, masing-masing wilayah kecamatan memiliki jumlah data acak yang tak sama.

"Kemarin jumlah paling banyak di Plumpang. Makanya kita fokuskan di Kecamatan. Sementara di Soko, saat ini ada dua desa," ulasnya.

Pihaknya juga berterimakasih kepada seluruh warga di Tuban. Sebab kepedulian dari pada warga itulah yang dapat merealisasikan misi sosial, terlebih kepada Pemkab Tuban yang selalu sigap merespon segala bentuk bencana. Baik yang bersifat lokal, daerah, maupun Nasional.

"Harapan kita, pastinya Tuban bisa lebih baik lagi dalam menanggapi bencana yang melanda saudara-saudara kita diluar. Apresiasi juga kita berikan kepada seluruh warga beserta Pemkab Tuban, yang masih mau memperhatikan nasib saudara kita yang terdampak bencana," pungkasnya berharap. [feb/col] 

Tag : bencana, korban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat