15:00 . Bupati: Tugas Guru PAI Kenalkan Konsep Islam Rahmatan Lil 'Alamin   |   14:00 . Di Hari Keluarga, Sekda Tuban Ajak 3 Jam Abaikan Medsos   |   13:00 . Generasi Tuban Harus Dikenalkan Islam Ramah   |   12:00 . Musim Kemarau, Ribuan Warga Tumpengan di Sumber Mata Air Bektiharjo   |   09:00 . Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak Palang   |   08:00 . Hari Koperasi, Sekda: Manfaatkan Teknologi Digital   |   07:00 . Bosan Camilan dan Permen, Bingkisan Ulang Tahun Anak Ini Lebih OK   |   06:00 . Jemaah Haji Tuban Akan Dapat Menu 'Pedas Asin' di Tanah Suci   |   22:00 . Dialog Kemenag: Semua Agama Mengajarkan Kedamaian   |   21:00 . Masalah Rumah Pasutri Mentoro Diblokade Warga Sudah Beres   |   20:00 . Wabup dan Kapolres Resmikan Masjid Berusia 2 Abad   |   19:00 . Polres Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar   |   18:00 . Disdukcapil Sosialisasi Kebijakan kepada OPSi Kecamatan Soko   |   17:00 . FMM Serahkan Angkutan Limbah B3 ke Puskesmas Jenu   |   15:00 . Ini Penjelasan Kadisparbudpora Soal Batalnya Pentas Rampak Bedug   |  
Wed, 17 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 08 January 2019 12:00

Angka Perceraian PNS Tahun 2018 Menurun

Angka Perceraian PNS Tahun 2018 Menurun ilustrasi: klikpositif.com

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Angka perceraian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tuban tahun 2018 menurun jika dibandingkan tahun 2017. 

Menurut data yang di peroleh dari Pengadilan Agama ( PA)  pada tahun 2017 jumlah kasus cerai PNS yang telah diputus PA rinciannya cerai gugat sebanyak 43 kasus sedangkan cerai talak berjumlah 22 kasus. Angka ini menurun jika dibandingkan tahun 2018 ini, dengan jumlah putusan cerai gugat sebanyak 23 dan cerai talak berjumlah 14 kasus.

" Alhamdulillah, tahun ini mengalami penurunan," ujar Panitera Muda Hukum PA, Ahmad Qomarudin Huda. 

Lebih lanjut, ditanya alasan kenapa cerai gugat mendominasi?  Menurutnya hati perempuan yang lembut dan sensitif sehingga apabila terjadi konflik terus-menerus lebih memilih berpisah dari pada bertahan.

Di sisi lain, penurunan angka perceraian di kalangan PNS ini disambut baik masyarakat bumi wali. Salah satunya Dita (22) warga asal Desa Karang, Kecamatan Semanding itu mengungkapkan, sangat bersyukur dengan penurunan angka perceraian di kalangan PNS.

"Menurut saya yang kebetulan bapak saya pensiunan PNS, menjadi abdi negara itu berat dan sangat banyak godaanya sehingga harus benar-benar mepunyai mental dan komitmen yang kuat," ungkapnya. [nid/lis]

Tag : cerai, perceraian, pns

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more