15:00 . Tersangka Penggelapan Bantuan Sapi di Tuntut 1,5 Tahun Penjara   |   14:00 . Cari Bibit Atlet, PO Cabang Tuban Gelar Kompetisi Antar Ranting   |   12:00 . Suksesi Pemilu di Tuban, KPU Gelar Konser Musik.   |   11:00 . 129 Bidang Lahan Warga Selesai Dipatok untuk Kilang Tuban   |   09:00 . Camat Hendro Pensiun, Sempat Bercita-Cita Jadi Hansip   |   08:00 . Refresing Bersama Kader Kesehatan Kecamatan Jenu   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   17:00 . Belum 3 Bulan, Ada 7 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan   |   16:00 . Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...   |   15:00 . Nuansa Klasik Santai, Ngopi Nongkrong Tanjung Sari   |   14:00 . Masyarakat Sekitar TPPI Rutin Dapat Pengobatan Gratis   |   13:00 . Kebakaran Lumat Rumah Pedagang Ikan   |   12:00 . Tak Lagi Terkelola, Begini Komen Pengunjung Sendang Maibit   |   11:00 . Tiga Warga Jenu Itu Resmi Tersangka   |   10:00 . Kaji Cepat Kebakaran, Berlanjut Gotong Royong Dirikan Rumah Korban   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 07 January 2019 16:00

Awal Tahun, Pemdes Ngandong Perkuat Jaringan Air

Awal Tahun, Pemdes Ngandong Perkuat Jaringan Air *Potret warga saat antre air bersih ketika musim kemarau tiba.

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Awal tahun 2019 ini menjadi semangat baru bagi warga masyarakat, juga segenap pemerintah desa (pemdes) Ngandong, Kecamatan Grabagan, Tuban, dalam menyambut program penguatan aspek sarana prasarana air bersih. Sebab, baru-baru ini Pemdes beserta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat tengah repot memperkuat jaringan air bersih.

"Prosesnya ini pengembangan PAM gravitasi yang kita bangun di puncak Tapan," ujar Suiswanto, Kepala Desa (Kades) Ngandong.

Menggunakan sistem penunjang alami, yakni gaya gravitasi, Kades Ngandong semakin yakin dan percaya bahwa kedepan, sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) itu nantinya akan lebih optimal dalam memenuhi stok kebutuhan air warganya.

"Air dari sumber dekat perbukitan dinaikkan keatas tandon menggunakan pompa. Kemudian di tandon PAM itu, air yang sudah tertampung bisa di distribusikan ke rumah-rumah warga dengan sistem gravitasi," jelasnya lagi.

Selebihnya, pihaknya terus melakukan pengembangan bertahap supaya mampu menjawab tantangan kesulitan warga yang selama ini hampir direpotkan perihal air bersih yang minim.

"Baru-baru ini kok. Bulan depan, warga sudah bisa setor untuk tagihan masing-masing pengguna," pungkasnya kepada blokTuban.com, Senin (7/1/2019).

Sekadar diketahui, wilayah sekitar perbukitan Rengel dan Grabagan pada akhir tahun lalu saat musim kemarau, banyak masyarakat yang mengeluhkan keberadaan air bersih. Tak terkecuali Desa Ngandong yang memiliki letak geografis dataran tinggi, sehingga memungkinkan sulitnya ketersediaan air bersih.

Mulai dari telatnya distribusi air, sumber utama bermasalah, hingga kerusakan piranti perpipaan, menyelingi memori antara musim kemarau dan kebutuhan air warga. [feb/rom]

Tag : pemdes, bumdes, air, kebutuhan air

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more