13:00 . 883 CJH Tuban Berangkat Tahun Ini   |   12:00 . Proyek Pipa BAG Diklaim Minim Sosialisasi, Ini Tanggapan Perusahaan   |   11:00 . 82 Masjid ber-SK Belum Lapor Baznas   |   10:00 . Awas !! Gelombang Laut Utara 2,5 Meter   |   09:00 . Ini Status Pengukuran Lahan Kilang Tuban di 3 Desa¬†   |   08:00 . Ini Dia Striker Buruan Persatu   |   07:00 . Bayi Suka Menjulurkan Lidah, Normal Enggak Ya?   |   20:00 . Perdana Buka, Antrean Pengunjung Bioskop Mengular   |   19:00 . Api dari Sampah, Warung di Jalan Pantura Nyaris Ludes Terbakar   |   17:00 . Problematika Penerapan Sistem Zonasi PPDB 2019   |   16:00 . Dinas PM PTSP dan Naker Tuban Cek Kesiapan Bioskop   |   15:00 . Ini Bahasan Konferensi Kepala Desa Se-Kecamatan Soko   |   14:00 . 68 PNS Pensiun, 12 CPNS Terima SK   |   13:00 . Wabup Minta Kontraktor Pemenang Tender Segera Memulai Pengerjaan JLS   |   12:00 . Anggaran Pilkada Tuban 2020 Naik Dua Kali Lipat   |  
Thu, 20 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 04 January 2019 08:00

2018 Kasus Meningkat, Kapolres: Tuban Darurat Narkotika

2018 Kasus Meningkat, Kapolres: Tuban Darurat Narkotika

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono mengatakan, selama tahun 2018 trend kasus narkotika di Bumi Wali sebutan lain Kabupaten Tuban mengalami peningkatan yang signifikan.

Tercatat pada tahun 2018, jumlah kasus narkotika yang ditangani oleh Sat Resnarkoba Polres Tuban ada sebanyak 52 kasus. Sedangkan di tahun 2017 hanya 19 kasus narkotika dan berhasil diselesaikan semua.

Dengan total jumlah tersangka kasus narkotika dan peredaran obat berbahaya selama tahun 2018 mencapai 91 orang. Dengan rincian ada 6 perempuan, dan 85 tersangka laki-laki.

"Kasus narkotika naik dan Tuban bisa dikatakan darurat narkotika," terang Kapolres.

Berbeda dengan narkotika, menurut Kapolres untuk peredaran obat-obat berbahaya di tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 62,5 persen dibandingkan dengan tahun 2017. Dimana tahun 2017 ada 80 kasus dan di tahun 2018 hanya 30 kasus yang ditangani.

"Obat-obatan berbahaya menurun dari 80 kasus menjadi 30 kasus," tandas Mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng ini.

Lebih lanjut, dia juga telah menyampaikan kepada Kasat Res Narkoba agar lebih intens menangani kasus narkotika. Disamping itu pihaknya juga mengajak kepada masyarakat agar lebih terbuka untuk memberikan informasi terkait narkotika.

"Kami akan menindak tegas pelaku yang mengedarkan narkotika," pungkasnya. [hud/rom]

Tag : narkoba, narkotika, obat-obatan berbahaya

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more