15:00 . Tersangka Penggelapan Bantuan Sapi di Tuntut 1,5 Tahun Penjara   |   14:00 . Cari Bibit Atlet, PO Cabang Tuban Gelar Kompetisi Antar Ranting   |   12:00 . Suksesi Pemilu di Tuban, KPU Gelar Konser Musik.   |   11:00 . 129 Bidang Lahan Warga Selesai Dipatok untuk Kilang Tuban   |   09:00 . Camat Hendro Pensiun, Sempat Bercita-Cita Jadi Hansip   |   08:00 . Refresing Bersama Kader Kesehatan Kecamatan Jenu   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   17:00 . Belum 3 Bulan, Ada 7 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan   |   16:00 . Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...   |   15:00 . Nuansa Klasik Santai, Ngopi Nongkrong Tanjung Sari   |   14:00 . Masyarakat Sekitar TPPI Rutin Dapat Pengobatan Gratis   |   13:00 . Kebakaran Lumat Rumah Pedagang Ikan   |   12:00 . Tak Lagi Terkelola, Begini Komen Pengunjung Sendang Maibit   |   11:00 . Tiga Warga Jenu Itu Resmi Tersangka   |   10:00 . Kaji Cepat Kebakaran, Berlanjut Gotong Royong Dirikan Rumah Korban   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 31 December 2018 14:00

Kades Penghina NU dan Banomnya di Medsos Alami Gangguan Jiwa?

Kades Penghina NU dan Banomnya di Medsos Alami Gangguan Jiwa?

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban menetapkan Kepala Desa Kablukan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. SE yang menghina Nahdlotul Ulama (NU) dan banomnya yaitu, Barisan Ansor Serba Guna (Banser) di Media Sosial (Medsos) mengalami gangguan jiwa.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat melakukan Konferensi Pers Akhir Tahun 2018 di Mapolres setempat, Senin (31/12/2018).

Menurut Kapolres, kasus ujaran kebencian atau penghinaan yang dilakukan oleh Kades Kablukan terhadap NU dan Banomnya di Medsos. Satreskrim Polres Tuban telah menetapkan yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan.

"Satreskrim telah menetapkan, bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan. Berdasarkan dengan hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Jiwa dan berdasarkan dari Psikotes Polda," terang Kapolres kelahiran Bojonegoro itu.

Kapolres menegaskan bahwa terkait dengan kasus ini, pihaknya telah menyampaikan kepada Bupati Tuban. Sehingga, dengan demikian Kades tersebut akan dicopot dari jabatanya selaku Kades oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban.

"Kami sudah melaporkan kepada Bapak Bupati, dan akan mengirimkan surat tertulis kepada Bapak Bupati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.

Diketahui sebelumnya Pada (21/11/2018) yang lalu, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Bangilan resmi melaporkan Kades Kablukan, Kecamatan Bangilan, SE ke Mapolres Tuban, lantaran telah melakukan ujaran kebencian terhadap NU dan Banomnya di Medsos.[hud/ito]

Tag : kades, nu, bangilan, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more