10:00 . Bucu Kendit, Upacara Adat Warga Tanggung Pasca Tanam   |   09:00 . Wow...! Lantai Lima Graha Aryo Tejo RSUD Tuban Siap Tampung Caleg Stres   |   08:00 . BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan, Ini Tahapannya   |   07:00 . 6 Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Saat Travelling Jauh   |   06:00 . Matemacinta   |   18:00 . Perumahan Semakin Meningkat, PRKP Akan Kendalikan Izinnya   |   17:00 . Catat, Besok Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Wilayah Ini   |   16:00 . 42 Kampus Ikuti Campus Festival di SMA Al Huda Tuban   |   15:00 . Besok Akan Ada Pemadaman Listrik Sekitar Kecamatan Soko   |   14:00 . Petani Jagung Sekitar Perbukitan 2 Minggu Lagi Panen Raya   |   13:00 . Trotoar Rusak, PRKP: Tunggu Giliran Untuk Diperbaiki   |   12:00 . Waspada Air Laut Pasang, Ternyata ini Faktornya   |   11:00 . BMKG Keluarkan Peringatan Dini Pasang Maksimum Air Laut   |   10:00 . DD Tahap I di Tuban Siap Dikucurkan   |   09:00 . Mengatasi Banjir, PUPR Anggarkan Rp35 Miliar untuk ini   |  
Sun, 20 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 30 December 2018 14:00

Tambah Pundi Rupiah Lewat Daun Kelor

Tambah Pundi Rupiah Lewat Daun Kelor

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Sebagai tanaman obat-obatan, daun Kelor rupanya juga memiliki fungsi lain dalam aspek kesehatan, hingga menambah pundi rupiah para warga yang membudidayakannya.

Tanaman dengan nama lain Merunggai atau Moringa Oleifera asal suku Motingaceae tersebut, sudah banyak dijumpai hampir seluruh wilayah Kabupaten Tuban. Entah sebagai tanaman obat keluarga, sampai proses budidaya.

Di Kecamatan Soko, daun Kelor memiliki nilai harga yang cukup menjanjikan untuk dijadikan bisnis sampingan. Salah satu distributor dan pengepul daun Kelor, Hj. Siti membeberkan sedikit tentang harga jual beli daun Kelor dari warga untuk disetor ke pabrik pemrosesan obat.

"Kita biasanya beli daun Kelor ke warga dengan dua jenis ketentuan, jenis daun basah dan daun kering," ujar perempuan dari Desa Sokosari, Kecamatan Soko itu.

Dijelaskannya lagi, harga dari daun Kelor yang masih basah dibelinya dengan nominal Rp1.250 per Kilogram (Kg). Sedangkan daun Kelor kering lebih mahal lagi, yakni Rp8.000 per Kg.

"Tapi, kita juga memastikan kalau daunnya punya kualitas baik. Bukan yang rusak lho," tambahnya.

Selain itu, dia juga sudah meninjau sejumlah lokasi desa yang berpotensi tanam Kelor. Dalam hal itu, beberapa titik di perbukitan kapur Soko seperti Desa Klumpit, memiliki prospek bagus untuk sasaran kualitas.

"Sementara ini di sekitar Soko. Kalaupun nanti ada daerah lain yang punya stok banyak, kita siapkan transportasi untuk angkut. Ya, minimal 1 ton siap kita jemput dan angkut," pungkasnya kepada blokTuban.com, Minggu (30/12/2018). [feb/rom]

Tag : daun kelor

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat