19:00 . Sempat Menolak, Bruntas Pradoto Terima Mandat Jadi Ketua Pepadi   |   17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Resmikan Program CSR Bidang Pendidikan   |   16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |  
Wed, 27 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 30 December 2018 18:00

Musim Liburan, Lho..! Penjual Oleh-oleh Gigit Jari

Musim Liburan, Lho..! Penjual Oleh-oleh Gigit Jari

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Libur akhir tahun yang juga bebarengan dengan libur akhir semester siswa sekolah, tidak dirasakan dampaknya oleh para pedagang oleh-oleh khas Tuban yang berada di Jalan Raya manunggal Tuban-Babat, lantaran para pedagang mengeluh sepinya pembeli yang mampir di lapak dagangannya.

Siti (43), penjual oleh-oleh mengungkapkan, dari tahun ke tahun penjualannya mengalami penurunan. Menurutnya hal ini dikarenakan saat ini banyak tempat wisata baru dan di sana juga terdapat pedagang oleh-oleh, sehingga wisatawan jarang mampir ke tempatnya.

"Sepi banget kadang pernah sehari gak dapat uang, karena saat ini banyak tempat wisata baru," ungkap Siti.

Hal senada juga diungkapkan pedagang lain, Nana (29), menurutnya liburan kali ini lebih ramai dua tahun yang lalu, saat ini setiap harinya ia hanya dapat Rp500 hingga Rp600 ribu.

"Menurun banget, saat ini sehari paling banyak dapat Rp500 itupun kotor, mau jualan di tempat wisata takut gak laku udah jauh-jauh kesana," katanya. [nid/rom]

Tag : pedagang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more