12:00 . Besok Masuk Tahapan Pendaftaran Bakal Calon   |   09:00 . BMKG: Equinox, Fenomena Biasa, Masyarakat Dihimbau Tenang   |   08:00 . Dua Hari Lagi TMMD Ke-104 Tuban Ditutup   |   07:00 . Tips Karier: Lakukan 5 Cara Ini Agar Sukses Jadi Girl Boss   |   15:00 . Tersangka Penggelapan Bantuan Sapi di Tuntut 1,5 Tahun Penjara   |   14:00 . Cari Bibit Atlet, PO Cabang Tuban Gelar Kompetisi Antar Ranting   |   12:00 . Suksesi Pemilu di Tuban, KPU Gelar Konser Musik.   |   11:00 . 129 Bidang Lahan Warga Selesai Dipatok untuk Kilang Tuban   |   09:00 . Camat Hendro Pensiun, Sempat Bercita-Cita Jadi Hansip   |   08:00 . Refresing Bersama Kader Kesehatan Kecamatan Jenu   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   17:00 . Belum 3 Bulan, Ada 7 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan   |   16:00 . Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...   |   15:00 . Nuansa Klasik Santai, Ngopi Nongkrong Tanjung Sari   |   14:00 . Masyarakat Sekitar TPPI Rutin Dapat Pengobatan Gratis   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 30 December 2018 12:00

Jelang Tahun Baru, Pedagang Terompet Mengeluh Sepi

Jelang Tahun Baru, Pedagang Terompet Mengeluh Sepi

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Dua hari menjelang pergantian tahun baru, berbagai pernak-pernik untuk memeriahkan pesta pergantian tahun mulai diburu masayarakat. Namun, penjual terompet di sekitar alun-alun Tuban mengeluh sepinya pembeli tahun ini.

Yudi (43) salah satu pedagang terompet mengatakan, sudah dua tahun ini pembeli terompet menurun bahkan terompet yang dijual saat ini merupakan terompet tahun lalu yang tidak laku.

"Dua tahun ini sepi, satu hari cuma dapat Rp100 ribu sedangkan tahun kemarin waktu malam tahun baru cuma dapat Rp400 ribu, beda sama dua tahun lalu bisa dapat jutaan," ungkap Yudi.

Hal senada juga disampaikan penjual terompet lainnya, Rano (55) asal Kota Wonogiri ini berjualan terompet di Tuban sudah sekitar 20 tahun, ia mengatakan dari tahun ke tahun penjualan terompet semakin menurun.

"Semakin anjlok kalau penyebabnya tisad tahu, saat ini sehari cuma dapat Rp100 hingga Rp150 ribu, dan kebanyakan masayarakat mencari terompet plastik dan untuk kertas jarang laku," ungkap Rano. [nid/rom]

Tag : terompet

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more