13:00 . Puluhan Hektare Sawah Petani Plumpang Terendam Air   |   12:00 . Boyong Adipura, Bupati Singgung Sejumlah Toko di Jalan Nasional yang Lumutan   |   11:00 . WhatsApp BATASI PESAN FORWARD MAKSIMAL 5 KALI   |   10:00 . Adipura ke-7, Bupati Akui Persoalan Sampah di Sungai Masih Belum Selesai   |   09:00 . AMPO, PANGANAN DARI TANAH LIAT KHAS TUBAN   |   08:00 . Intip...! Hujat Lebat Masih Berpotensi Mengguyur Wilayah Tuban   |   07:00 . Manfaat Jalan Kaki Bukan Hanya untuk Kesehatan Fisik, Tapi Juga Mental   |   19:00 . Ini Faktor Pemicu Polemik Menurut Ketua Penilik Klenteng KSB Tuban   |   18:00 . Camat Plumpang Pastikan Aktivitas Tambang Pasir Tak Membahayakan   |   17:00 . Komite Sastra Tuban Bakal Gelar Bedah Buku ini...   |   16:00 . Dump Truk Terguling di Jalan Raya Jatirogo   |   15:00 . Ampo, Camilan yang Cocok Dihidangkan dengan Kopi   |   14:00 . Keluarga ini Bertahan Sampai 5 Generasi   |   13:00 . Desas-Desus Tambang Pasir Ilegal, Bagaimana Sebenarnya?   |   12:00 . Kick Off Liga 2 Dijadwalkan Bulan Mei   |  
Tue, 22 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 30 December 2018 12:00

Jelang Tahun Baru, Pedagang Terompet Mengeluh Sepi

Jelang Tahun Baru, Pedagang Terompet Mengeluh Sepi

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Dua hari menjelang pergantian tahun baru, berbagai pernak-pernik untuk memeriahkan pesta pergantian tahun mulai diburu masayarakat. Namun, penjual terompet di sekitar alun-alun Tuban mengeluh sepinya pembeli tahun ini.

Yudi (43) salah satu pedagang terompet mengatakan, sudah dua tahun ini pembeli terompet menurun bahkan terompet yang dijual saat ini merupakan terompet tahun lalu yang tidak laku.

"Dua tahun ini sepi, satu hari cuma dapat Rp100 ribu sedangkan tahun kemarin waktu malam tahun baru cuma dapat Rp400 ribu, beda sama dua tahun lalu bisa dapat jutaan," ungkap Yudi.

Hal senada juga disampaikan penjual terompet lainnya, Rano (55) asal Kota Wonogiri ini berjualan terompet di Tuban sudah sekitar 20 tahun, ia mengatakan dari tahun ke tahun penjualan terompet semakin menurun.

"Semakin anjlok kalau penyebabnya tisad tahu, saat ini sehari cuma dapat Rp100 hingga Rp150 ribu, dan kebanyakan masayarakat mencari terompet plastik dan untuk kertas jarang laku," ungkap Rano. [nid/rom]

Tag : terompet

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat