15:00 . Bupati: Tugas Guru PAI Kenalkan Konsep Islam Rahmatan Lil 'Alamin   |   14:00 . Di Hari Keluarga, Sekda Tuban Ajak 3 Jam Abaikan Medsos   |   13:00 . Generasi Tuban Harus Dikenalkan Islam Ramah   |   12:00 . Musim Kemarau, Ribuan Warga Tumpengan di Sumber Mata Air Bektiharjo   |   09:00 . Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak Palang   |   08:00 . Hari Koperasi, Sekda: Manfaatkan Teknologi Digital   |   07:00 . Bosan Camilan dan Permen, Bingkisan Ulang Tahun Anak Ini Lebih OK   |   06:00 . Jemaah Haji Tuban Akan Dapat Menu 'Pedas Asin' di Tanah Suci   |   22:00 . Dialog Kemenag: Semua Agama Mengajarkan Kedamaian   |   21:00 . Masalah Rumah Pasutri Mentoro Diblokade Warga Sudah Beres   |   20:00 . Wabup dan Kapolres Resmikan Masjid Berusia 2 Abad   |   19:00 . Polres Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar   |   18:00 . Disdukcapil Sosialisasi Kebijakan kepada OPSi Kecamatan Soko   |   17:00 . FMM Serahkan Angkutan Limbah B3 ke Puskesmas Jenu   |   15:00 . Ini Penjelasan Kadisparbudpora Soal Batalnya Pentas Rampak Bedug   |  
Wed, 17 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 30 December 2018 10:00

Awas! Jangan Disenggol, Dirusak atau Diambil Bisa Celaka

Awas! Jangan Disenggol, Dirusak atau Diambil Bisa Celaka

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban memberikan peringatan keras bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di laut, agar tidak merusak alat deteksi tsunami (buoy) yang terpasang di laut. Pihaknya meminta agar tidak disenggol, dirusak, diambil, apalagi di bawa pulang. Sebab alat tersebut digunakan untuk mendeteksi tinggi gelombang.

"Dihimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya, dan Internasional pada umunya, jika melihat atau menemukan benda seperti ini (alat deteksi tsunami) di lautan jangan disenggol, jangan dirusak, jangan diambil, apalagi dibawa pulang. Biarkan dan diamkan di lautan karena benda tersebut tidak mengganggu," tulis BPBD Tuban di akun sosial media resmi, Facebook (Fb), Minggu (30/12/2018).

Menurut BPBD Tuban, benda tersebut fungsinya untuk mendeteksi ketinggian gelombang atau ombak air laut. Tujuannya agar lebih cepat memberikan info jika ada tsunami.

Pihak BPBD Tuban dengan tegas juga mengajak masyarakat agar belajar untuk tidak merusak sesuatu yang berhubungan dengan keselamatan untuk kepentingan orang banyak. Sebab, akibatnya bisa fatal.

"Siapapun yang sudah membaca info ini agar menginformasikan kepada nelayan atau siapapun yang bekerjanya  berhubungan dengan kelautan," pungkasnya menandaskan. [rof/ito]

Foto: Fb BPBD Tuban

Tag : bpbd, gelombang, alat, buoy

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more