19:00 . Sempat Menolak, Bruntas Pradoto Terima Mandat Jadi Ketua Pepadi   |   17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Resmikan Program CSR Bidang Pendidikan   |   16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |  
Wed, 27 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 30 December 2018 10:00

Awas! Jangan Disenggol, Dirusak atau Diambil Bisa Celaka

Awas! Jangan Disenggol, Dirusak atau Diambil Bisa Celaka

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban memberikan peringatan keras bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di laut, agar tidak merusak alat deteksi tsunami (buoy) yang terpasang di laut. Pihaknya meminta agar tidak disenggol, dirusak, diambil, apalagi di bawa pulang. Sebab alat tersebut digunakan untuk mendeteksi tinggi gelombang.

"Dihimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya, dan Internasional pada umunya, jika melihat atau menemukan benda seperti ini (alat deteksi tsunami) di lautan jangan disenggol, jangan dirusak, jangan diambil, apalagi dibawa pulang. Biarkan dan diamkan di lautan karena benda tersebut tidak mengganggu," tulis BPBD Tuban di akun sosial media resmi, Facebook (Fb), Minggu (30/12/2018).

Menurut BPBD Tuban, benda tersebut fungsinya untuk mendeteksi ketinggian gelombang atau ombak air laut. Tujuannya agar lebih cepat memberikan info jika ada tsunami.

Pihak BPBD Tuban dengan tegas juga mengajak masyarakat agar belajar untuk tidak merusak sesuatu yang berhubungan dengan keselamatan untuk kepentingan orang banyak. Sebab, akibatnya bisa fatal.

"Siapapun yang sudah membaca info ini agar menginformasikan kepada nelayan atau siapapun yang bekerjanya  berhubungan dengan kelautan," pungkasnya menandaskan. [rof/ito]

Foto: Fb BPBD Tuban

Tag : bpbd, gelombang, alat, buoy

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more