10:00 . Bucu Kendit, Upacara Adat Warga Tanggung Pasca Tanam   |   09:00 . Wow...! Lantai Lima Graha Aryo Tejo RSUD Tuban Siap Tampung Caleg Stres   |   08:00 . BPJS Ketenagakerjaan Buka Lowongan, Ini Tahapannya   |   07:00 . 6 Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Saat Travelling Jauh   |   06:00 . Matemacinta   |   18:00 . Perumahan Semakin Meningkat, PRKP Akan Kendalikan Izinnya   |   17:00 . Catat, Besok Hujan Lebat Berpotensi Mengguyur Wilayah Ini   |   16:00 . 42 Kampus Ikuti Campus Festival di SMA Al Huda Tuban   |   15:00 . Besok Akan Ada Pemadaman Listrik Sekitar Kecamatan Soko   |   14:00 . Petani Jagung Sekitar Perbukitan 2 Minggu Lagi Panen Raya   |   13:00 . Trotoar Rusak, PRKP: Tunggu Giliran Untuk Diperbaiki   |   12:00 . Waspada Air Laut Pasang, Ternyata ini Faktornya   |   11:00 . BMKG Keluarkan Peringatan Dini Pasang Maksimum Air Laut   |   10:00 . DD Tahap I di Tuban Siap Dikucurkan   |   09:00 . Mengatasi Banjir, PUPR Anggarkan Rp35 Miliar untuk ini   |  
Sun, 20 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 29 December 2018 11:00

Duh...! Ekonomi Meningkat, Suami Ramai-ramai Poligami

Duh...! Ekonomi Meningkat, Suami Ramai-ramai Poligami

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Peningkatan ekonomi di Kabupaten Tuban ikut mepengaruhi jumlah tingginya angka pengajuan poligami. Terbukti banyaknya para suami yang ekonominya meningkat mengurus izin poligami ke kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tuban.

Hakim sekaligus Humas PA Tuban, Ashor, menyampaikan pada tahun 2017 dan 2018 jumlah kasus izin poligami  yang diterima PA sama yaitu 8 kasus. Akan tetapi tidak semua diputus pada tahun 2017, izin poligami yang diputus PA berjumlah 7, sedangkan pada tahun 2018 izin poligami yang diputus berjumlah 6.

Hal ini dikarenakan saat ada yang mengajukan izin poligami ke PA, pihak PA akan meninjau langsung dengan turun ke lapangan untuk melihat apakah orang tersebut layak untuk poligami.

"Syarat suami yang diizinkan PA untuk poligami tidak hanya mendapat izin dari istri, tapi juga dilihat dari materinya," ungkap Ashor.

Lebih lanjut, poligami memang menjadi hal yang sensitif di masyarakat, khususnya untuk kaum perempuan ada sebagian yang mensetujui bahkan rela dan ada pula yang tidak.

Seperti Rahma (21) warga asal Desa Karang, Kecamatan Semanding mengatakan, walapun agama yang dianutnya mengizinkan untuk berpoligami, tapi ia tidak mau dipoligami setelah menikah nanti, karena menurutnya tidak akan bisa adil dan pastinya akan ada yang tersakiti.

"Tidak siap dan tidak mau dipoligami, walapun secara materi tercukupi, tapi tetap saja pasti nantinya ada yang tersakiti," ungkapnya. [nid/rom]

Tag : poligami

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat