13:00 . Puluhan Hektare Sawah Petani Plumpang Terendam Air   |   12:00 . Boyong Adipura, Bupati Singgung Sejumlah Toko di Jalan Nasional yang Lumutan   |   11:00 . WhatsApp BATASI PESAN FORWARD MAKSIMAL 5 KALI   |   10:00 . Adipura ke-7, Bupati Akui Persoalan Sampah di Sungai Masih Belum Selesai   |   09:00 . AMPO, PANGANAN DARI TANAH LIAT KHAS TUBAN   |   08:00 . Intip...! Hujat Lebat Masih Berpotensi Mengguyur Wilayah Tuban   |   07:00 . Manfaat Jalan Kaki Bukan Hanya untuk Kesehatan Fisik, Tapi Juga Mental   |   19:00 . Ini Faktor Pemicu Polemik Menurut Ketua Penilik Klenteng KSB Tuban   |   18:00 . Camat Plumpang Pastikan Aktivitas Tambang Pasir Tak Membahayakan   |   17:00 . Komite Sastra Tuban Bakal Gelar Bedah Buku ini...   |   16:00 . Dump Truk Terguling di Jalan Raya Jatirogo   |   15:00 . Ampo, Camilan yang Cocok Dihidangkan dengan Kopi   |   14:00 . Keluarga ini Bertahan Sampai 5 Generasi   |   13:00 . Desas-Desus Tambang Pasir Ilegal, Bagaimana Sebenarnya?   |   12:00 . Kick Off Liga 2 Dijadwalkan Bulan Mei   |  
Tue, 22 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 28 December 2018 21:00

Penderita Kusta Menurun, Hingga September Tercatat 152 Pasien

Penderita Kusta Menurun, Hingga September Tercatat 152 Pasien

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Penyakit kusta masih menjadi permasalahan yang serius di Kabupaten Tuban. Banyak masyarakat beranggapan kusta tidak bisa disembuhkan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, tahun ini jumlah pasien penyakit kusta mengalami penurunan. Tahun 2018 ini tercatat dari bulan Januari hingga September 152 pasien menderita kusta, angka ini jauh menurun dibandingkan tahun 2017 lalu yang mencapai 218 pasien

Kepala Seksi (Kasi) Pencegah dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Agus Waskhito menjelaskan, kusta merupakan penyakit yang disebabkan kuman dan tidak penyakit keturunan. Kusta merupakan penyakit yang menyerang saraf tepi dengan gejala awal adanya bercak putih atau kemerahan di kulit, tidak merasa gatal sehingga sering diabaikan masayarakat. Apabila tidak segera ditangani kusta dapat mengakibatkan kerusakan pada kulit, saraf dan bahkan dapat mengakibatkan kecacatan. 

Kusta terdapat dua tipe yaitu tipe kering dan basah, untuk tipe kering pengobatan sampai 6 bulan sedangkan untuk tipe basah 12 -18 bulan dan penyakit kusta bisa disembuhkan asalkan rajin meminum obatnya.

"Kusta sebenarnya penyakit yang tidak berbahaya bahkan dapat diobati, yang dikwatirkan apabila sudah parah dapat mengakibatkan kecacatan," ungkapnya. 

Banyak masyarakat yang berpikiran bawasanya apabila berdekatan atau kontak fisik dengan pasien akan langsung tertular, hal tersebut salah besar memang benar kusta penularannya melalui udara tapi tidak terjadi langsung dan butuh waktu 3-4 tahun untuk seseorang tertular kusta. 

Selain itu pihaknya berpesan kepada masyarakat apabila di lingkungannya ada yang terkena kusta jangan dikucilkan atau keluarganya yang terkena kusta jangan disembunyikan. Kebanyakan saat ini apabila keluarga ada yang terkena kusta malah disembunyikan karena dianggap aib. 

"Memang cara pandang dan cara pikir (mindset) masyarakat yang perlu diubah, apabila keluarganya terkena kusta segera suruh untuk berobat," ungkapnya. [nid/col]

 

Tag : kusta, dinkes, penyakit

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat