19:00 . Sempat Menolak, Bruntas Pradoto Terima Mandat Jadi Ketua Pepadi   |   17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Resmikan Program CSR Bidang Pendidikan   |   16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |  
Wed, 27 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 28 December 2018 13:00

Kontraktor Stadion Bumi Wali Harus Bayar Denda Rp 638 Juta

Kontraktor Stadion Bumi Wali Harus Bayar Denda Rp 638 Juta

Reporter: Sri  Wiyono

blokTuban.com – PT Widya Satria, kontraktor pelaksana pembangunan Stadion Bumi Wali (SBW) di kompleks Tuban Sport Center (TSC) harus membayar denda Rp 638 juta. Uang itu harus dibayar sebagai konsekuensi atas keterlambatan pekerjaan yang dilakukan. 

‘’Sampai akhir Desember ini, terhitung pekerjaan terlambar 11 hari. Denda satu hari Rp 58 juta, hingga total kontraktor harus membayar denda Rp 638 juta,’’ ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek SBW Zainal Maftuhien Rabu (28/12/2018).

Zainal menjelaskan, denda Rp 58 juta per hari itu diberlakukan, karena kontraktor tersebut menyalahi waktu pelaksanaan kontrak setelah perpanjangan. PPK sudah memberikan waktu perpanjangan pengerjaan proyek selama 16 hari terhitung sejak 5 Desember lalu. 

‘’Karena perpanjangan selesai namun pembangunan belum selesai, maka dikenakan denda,’’  tambahnya.

Denda atas molornya proyek, sesuai ketentuan dihitung 1/1000 dikalikan nilai proyek. Karena proyek SBW yang didanai APBD 2018 senilai Rp 58 miliar, maka 1/1000 nya adalah Rp 58 juta. Jumlah ini dikalikan berapa hari molornya pengerjaan proyek setelah perpanjangan.

Pria yang juga sekretaris umum KONI Tuban ini menjelaskan, pengerjaan proyek tinggal satu persen saja. 

‘’Pekerjaan tinggal finishing saja. Pengerjaan sudah dilakukan siang malam, namun tetap tidak selesai tepat waktu,’’ katanya.

Sekadar diketahui, proyek senilai Rp 58 miliar itu mestinya selesai 4 Desember lalu. Namun, pengerjaan molor, sehingga kontraktor mengajukan perpanjangan waktu pengerjaan. Dari usulan 21 waktu tambahan yang diusulkan, PPK hanya mengabulkan 16 hari. 

Ada empat alasan yang diajukan kontraktor sebagai dasar pengajuan waktu perpanjangan. Namun, hanya alasan perubahan gambar yang bisa diterima. Perubahan gambar butuh waktu 16 hari, dan itu yang diberikan pada kontraktor sebagai lama waktu perpanjangan.[ono]

 

Tag : stadionbumiwali, molor, denda, kontraktor

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more