22:00 . Hasil Klasemen Liga 2 Indonesia Jatim   |   20:00 . Upayakan Air Bersih, PRKP Adakan 2 Sumur Bor di Grabagan   |   19:00 . Razia Karaoke Ilegal, 3 PL Diamankan   |   18:00 . Selama Porprov, Pengunjung Wisata Capai 12 Ribu Lebih   |   17:00 . Awal Pembentukan Komisariat, IPNU-IPPNU Soko Beri Materi Kepemimpinan   |   15:00 . Bupati: Tugas Guru PAI Kenalkan Konsep Islam Rahmatan Lil 'Alamin   |   14:00 . Di Hari Keluarga, Sekda Tuban Ajak 3 Jam Abaikan Medsos   |   13:00 . Generasi Tuban Harus Dikenalkan Islam Ramah   |   12:00 . Musim Kemarau, Ribuan Warga Tumpengan di Sumber Mata Air Bektiharjo   |   09:00 . Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak Palang   |   08:00 . Hari Koperasi, Sekda: Manfaatkan Teknologi Digital   |   07:00 . Bosan Camilan dan Permen, Bingkisan Ulang Tahun Anak Ini Lebih OK   |   06:00 . Jemaah Haji Tuban Akan Dapat Menu 'Pedas Asin' di Tanah Suci   |   22:00 . Dialog Kemenag: Semua Agama Mengajarkan Kedamaian   |   21:00 . Masalah Rumah Pasutri Mentoro Diblokade Warga Sudah Beres   |  
Thu, 18 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 11 December 2018 12:00

Menyesal, ini kata Penghina Wartawan di Medsos

Menyesal, ini kata Penghina Wartawan di Medsos

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - ML, seorang pria yang menghina profesi wartawan di kolom komentar Media Sosial (Medsos) Group Facebook Jaringan Informasi Tuban (JITU) menyesal dan menyatakan permintaan maaf, usai diinterogasi penyidik Satreskrim Polres Tuban, Selasa (11/12/2018).

Pria pemilik akun Facebook Raden Kanjeng itu dilaporkan sejumlah wartawan, karena dianggap merendahkan profesi dengan menghina atau mencaci-maki wartawan pada sebuah Link pemberitaan, Sabtu (8/12/2018) kemarin.

Adapun komentar pria asal Desa Maindu, Kecamatan Montong yaitu menyebut 'wartawan matane p***k'. Yang kemudian diikuti komentar selanjutnya dengan nada ujaran kebencian.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Purwanto mengatakan, pelaku mengaku salah telah melakukan hinaan kepada wartawan di sebuah akun Facebook. Saat diinterogasi petugas, pelaku mengaku tidak sadar atas komentarnya itu, karena pemilik akun Raden Kanjeng itu berkeluh jika dia banyak masalah.

"Pelaku mengaku banyak beban pikiran, sehingga dia melampiaskan kepada wartawan. Tapi sudah minta maaf, dan diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Kasat di Mapolres Tuban.

Saat proses penyelidikan, ML menyatakan minta maaf. Dia juga mengaku khilaf atau tidak sengaja telah berkomentar yang menghina wartawan. "Saya minta maaf, saya berjanji tidak mengulangi lagi," imbuh pria tersebut.

Selain itu, pria yang juga pernah menjadi TKI itu juga mengajak netizen untuk cerdas dalam bermediasi sosial. Tidak berkomentar asal, apalagi bernada hinaan pada seseorang maupun lembaga atau institusi tertentu.

"Hati-hati bermedia sosial, jangan pernah menghina siapapun, sekali lagi saya minta maaf," tambahnya didampingi anggota keluarganya.

Sementara itu, perwakilan wartawan, Sri Wiyono meminta semua netizen agar cerdas bermedia sosial. Jangan menggunakan media sosial untuk menghina, mencaci-maki, atau mencela siapapun.

Gunakanlah media sosial untuk berbagi kabar yang baik, jangan sebaliknya malah digunakan untuk menyebar kabar bohong atau permusuhan. "Ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa setiap ujaran yang kita lakukan di media sosial ada konsekuensi hukumnya, kita sudah memaafkan pelaku," pungkas Ono sapaanya. [hud/ito]

Tag : ujaran, kebencian, wartawan, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more