09:00 . PT IKSG Kembali Didemo, Ini Sebabnya...   |   08:00 . Polisi Ungkap Korban Kecelakaan Maut di Jatirogo   |   07:00 . 5 Cara Menghilangkan "Holiday Blues", Rasa Sedih Saat Liburan   |   00:00 . Truk Rokok Hantam L 300, Dua Orang Meninggal Dunia   |   21:00 . Sinergi Antar Field, Sahabat Pertamina Kunjungi Cepu Field   |   20:00 . Peralihan Musim, DPP Tuban Minta Peternak Waspadai Penyakit BEF Pada Sapi   |   19:00 . Ditarget Usai Tahun Ini, Pekerja Proyek Drainase Lembur   |   18:00 . Dana Belum Cair, TPT Desa Ini Tetap Digarap   |   17:00 . Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi   |   16:00 . Terduga Pelaku Warga Socorejo, Kades: Kami Dampingi Proses Hukum   |   15:00 . Pemuda Asal Grabagan Meninggal Dunia di Gresik, Ini Kronologinya   |   13:37 . Prodi Ilmu Komunikasi Unirow Terakreditasi B   |   13:00 . Pembangunan Stadion Bumi Wali Molor   |   12:00 . Berburu Entung Jati   |   11:00 . Puluhan Warga Semanding Buru 'Enthung' Untuk Dimasak   |  
Tue, 11 December 2018
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 07 December 2018 13:00

Sempat Banjir Bandang, Begini Himbauan Sekber Relawan Plupang

Sempat Banjir Bandang, Begini Himbauan Sekber Relawan Plupang

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - ‎Banjir bandang atau sering disebut dengan air bah merupakan peristiwa banjir skala besar yang datang secara mendadak sehingga meluap, mengenang, hingga membawa serta material benda. Hal tersebut terjadi karena hujan terus menerus, dan berdampak pada permukaan lebih rendah di sekitar wilayah perbukitan.

Di Kabupaten Tuban sendiri, peristiwa itu juga sempat terjadi, yakni di wilayah Kecamatan Plumpang. Hal itu diungkapkan oleh koordinator Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan Kecamatan Plumpang.

"Pernah dulu kena dampak bandang, Desa Morosemo, Sumberagung, dan Kesamben," terang Slamet Sugianto selaku Koordiator Sekber Relawan Kecamatan Plumpang.

Menurutnya, peristiwa yang terjadi pada pertengahan musim hujan tahun lalu itu disebabkan oleh dua kemungkinan besar. Gundulnya hutan, dan intensitas hujan yang tinggi secara terus menerus.

"Untungnya lagi waktu itu hanya air saja, gak sampai bawa material benda," tambahnya.

Dari hal itu, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat umum khususnya warga yang tinggal dekat wilayah ‎perbukitan, agar tak melakukan perilaku yang mengurangi kadar fungsi hutan perbukitan. Selain itu, upaya reboisasi juga harus digalakkan supaya suplai cadangan air bisa diserap oleh pohon, tak sampai terjadi musibah badang.

"Jaga lingkungan, tanam pohon, dan menghindari penebangan hutan. Harapan kita di musim hujan ini, tak ada bencana alam yang berdampak fatal," pungkasnya kepada blokTuban.com, Jumat (7/12/2018). [feb/rom]

Tag : hujan, banjir bandang

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 15:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more