09:00 . PT IKSG Kembali Didemo, Ini Sebabnya...   |   08:00 . Polisi Ungkap Korban Kecelakaan Maut di Jatirogo   |   07:00 . 5 Cara Menghilangkan "Holiday Blues", Rasa Sedih Saat Liburan   |   00:00 . Truk Rokok Hantam L 300, Dua Orang Meninggal Dunia   |   21:00 . Sinergi Antar Field, Sahabat Pertamina Kunjungi Cepu Field   |   20:00 . Peralihan Musim, DPP Tuban Minta Peternak Waspadai Penyakit BEF Pada Sapi   |   19:00 . Ditarget Usai Tahun Ini, Pekerja Proyek Drainase Lembur   |   18:00 . Dana Belum Cair, TPT Desa Ini Tetap Digarap   |   17:00 . Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi   |   16:00 . Terduga Pelaku Warga Socorejo, Kades: Kami Dampingi Proses Hukum   |   15:00 . Pemuda Asal Grabagan Meninggal Dunia di Gresik, Ini Kronologinya   |   13:37 . Prodi Ilmu Komunikasi Unirow Terakreditasi B   |   13:00 . Pembangunan Stadion Bumi Wali Molor   |   12:00 . Berburu Entung Jati   |   11:00 . Puluhan Warga Semanding Buru 'Enthung' Untuk Dimasak   |  
Tue, 11 December 2018
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 04 December 2018 13:00

Begini Cara Pembelajaran Kampung Inggris Blogan

Begini Cara Pembelajaran Kampung Inggris Blogan

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Memasuki lingkungan pembelajaran di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Asy-Syafi’iyah English Course (AEC) Dukuh Blogan, Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, seperti sedang berada dalam suatu Kampung Inggris.

Pasalnya, yang terdengar dari percakapan mereka adalah kata dan kalimat yang sehari - hari digunakan adalah menggunakan bahasa Inggris. Pola penerapan daily conversation tersebut, memang dikhususkan untuk melatih siswa agar lebih cepat fasih dan lancar berbahasa Inggris.

"Dengan begitu, mereka bisa lebih cepat mencapai tujuan belajarnya, to be fluent in english atau lancar berbicara bahasa Inggris," terang Ali Irham, S.Pd, selaku Tutor LKP AEC Blogan.

Tak hanya itu saja, pembelajaran yang terdapat di lembaga AEC Blogan dipetakan menjadi 4 level tahapan, yakni Entry Level, Beginner Level atau kelas pemula, Intermediate Level atau kelas menengah dan Advance Level untuk tahap mahir.

"Setiap level ditempuh dalam waktu 6 bulan, pelaksanaanya seminggu 4 kali pertemuan dengan durasi satu jam," sambungnya.

Dalam pencapaiannya mendapat hasil yang maksimal, selain dalam pertemuan itu, siswa AEC Blogan juga dibekali pembelajaran melalui sistem online, yakni menggunakan aplikasi media digital seperti WhatsApp dan lain sebagainya.

"Artinya, anak-anak bisa terus belajar setiap saat, karena di dalam group WhatsApp semua diwajibkan menggunakan bahasa inggris," pungkas Ali Irham.

Disisi lain, LKP AEC Blogan juga membuka bimbingan belajar (Bimbel) atau kelas privat untuk semua mata pelajaran yang berbasis umum. [feb/ito]

Tag : kampung, inggris, tuban, soko, prambontergayang

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 15:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more