10:00 . Warga Jenu Minta Polres Bebaskan Tiga Perusak Patok Tanah   |   09:00 . 7 Hari Kendaraan Besar Dilarang Melintas   |   07:00 . Jangan Sembarang Pilih, ini Risiko Pakai Kacamata Hitam Murah   |   16:00 . Pelebaran Jalan, Jalur Ini Sering Macet   |   15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |  
Mon, 27 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 02 December 2018 21:00

Di Tuban Tercatat 1048 Orang Terdeteksi Mengidap HIV/AIDS

Di Tuban Tercatat 1048 Orang Terdeteksi Mengidap HIV/AIDS

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban mencatat hingga akhir tahun 2017 kemarin, sebanyak 1048 orang di Kabupaten Tuban terdeteksi mengidap penyakit HIV/AIDS atau Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA).

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinkes Kabupaten Tuban Dr. Bambang Priyo Utomo menurutnya, hingga akhir tahun 2017 tercatat sebanyak 1048 orang terdeteksi HIV/AIDS, sedangkan pada tahun 2018 Dinkes Kabupaten Tuban kembali mencatat sebanyak 75 ODHA baru dan sudah mengikuti proses pengobatan.

"Dari total jumlah ODHA yang ada di Kabupaten Tuban, sebagian besar berasal dari ibu rumah tangga. Dinkes Tuban juga telah mencatat hanya 214 ODHA yang rutin minum obat ARV," terang Bambang saat kegiatan Senam Bersama dan Seminar Kesehatan tentang HIV dan AIDS di Rest Area Tuban.

Dia menambahkan, melihat kondisi itu masyarakat harus terus diedukasi dan selama ini Dinkes Tuban telah berupaya secara optimal memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan tes maupun pengobatan baik itu di RSUD dr. R. Koesma, Puskesmas Soko, Puskemas Semanding, dan Puskesmas Tambakboyo, Tuban.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Tuban, H. Noor Nahar Hussein, mengajak kepada masyarakat untuk menghilangkan stigma negatif terhadap ODHA. Di samping itu, diskrimanisasi terhadap ODHA yang acap kali dilakukan, juga harus segera dihentikan. 

"Kepada seluruh insan kesehatan mulai dari tingkat Kabupaten hingga tingkat desa harus mampu menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA," ujar Wabup dua periode ini.

Selanjutnya, terkait dengan peningkatan jumlah masyarakat yang terdeteksi HIV dan AIDS harus mendapatkan perhatian serius. Hal ini termasuk fenomena gunung es karena masih banyak masyarakat yang belum melakukan tes sehingga tidak dapat diketahui secara jelas jumlah pastinya. 

"Menyikapi permasalahan tesebut, masyarakat juga harus diberikan pemahaman secara detail mengenai HIV dan AIDS agar tidak terjadi kesalahpahaman," tandasnya.

Wabup mengimbau, Dinkes Kabupaten Tuban untuk bekerja sama dengan tokoh agama dan masyarakat, hal itu bertujuan untuk bersama-sama mewaspadai penyebaran HIV-AIDS dengan cara menerapkan pola hidup sehat. Dan bila terdapat warga sekitar yang sudah terjangkit perlu adanya dukungan dan motivasi untuk intens menjalani pengobatan.[hud/lis]

Tag : odha, hiv, aids

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more