19:00 . Sempat Menolak, Bruntas Pradoto Terima Mandat Jadi Ketua Pepadi   |   17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Resmikan Program CSR Bidang Pendidikan   |   16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |  
Wed, 27 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 25 November 2018 14:00

Tengok Sejenak Sandur Tuban, Warisan Budaya yang Hampir Hilang

Tengok Sejenak Sandur Tuban, Warisan Budaya yang Hampir Hilang

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Sebagai salah satu warisan budaya tak benda, Sandur Tuban memiliki nilai tradisi kental yang bersinggungan antara masyarakat tempo dulu, kesenian serta budaya.

Sejak trennya muncul dan naik daun sekitar tahun 1960-an, tak dipungkiri juga Sandur telah tersebar merata di wilayah Jawa Timur. Mulai dari Madura, Banyuwangi, Gresik, Jombang, Bojonegoro, maupun Tuban, setiap wilayah memiliki cirinya masing-masing.

Begitu pun juga di Bumi Wali, sebutan lain Kabupaten Tuban. Dari kisah penuturan masyarakat dan orang tua terdahulu, Sandur merupakan hiburan rakyat yang digali lewat masyarakat tani tempo dulu. Pementasannya, hanya sebatas undangan hiburan acara tertentu maupun tanggapan.

Akan tetapi, sejak satu dekade lalu, para pelaku dan seniman Sandur kian menghilang popularitasnya dari khalayak umum. Komunitas seni ataupun pegiat Sandur dari waktu ke waktu kian menghilang seiring pesatnya waktu yang terus berjalan di era modernisasi.

"Sepanjang daerah pegunungan Kapur ataupun pegunungan Kendeng pasti punya Sandur. Yang terbanyak Tuban," kata Sumardi selaku Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tuban.

Ditambahkannya, Sandur paling banyak bertitik di tanah Tuban. Bahkan, pertama kali Sandur dikenal dan muncul di kancah Nasional pertama kali adalah Sandur Tuban.

"Sempat juara umum Provinsi tahun 2014, tingkat Nasional dapat 3 nominasi. Itu adalah perjalanan mengungkap kesenian tradisional yang hampir hilang," kenang Mardi yang telah menggeluti Sandur sejak tahun 1989 sampai sekarang.

Dibalik capaian yang telah diraih, kini Sandur Tuban hanya hidup dalam satu dua komunitas saja yang masih aktif dan sedikit muncul, salah satunya di Kecamatan Semanding. Dan tak menutup kemungkinkan juga masih ada pelaku Sandur dengan gerakannya hanya jadi bayangan di antara kesenian lokal.

"Sebenarnya masih ada, hanya saja generasi  peminatnya yang minim," pungkasnya. [feb/rom]

*Foto dokumentasi pribadi Sandur Bojonegoro

Tag : sandur tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more