09:00 . PT IKSG Kembali Didemo, Ini Sebabnya...   |   08:00 . Polisi Ungkap Korban Kecelakaan Maut di Jatirogo   |   07:00 . 5 Cara Menghilangkan "Holiday Blues", Rasa Sedih Saat Liburan   |   00:00 . Truk Rokok Hantam L 300, Dua Orang Meninggal Dunia   |   21:00 . Sinergi Antar Field, Sahabat Pertamina Kunjungi Cepu Field   |   20:00 . Peralihan Musim, DPP Tuban Minta Peternak Waspadai Penyakit BEF Pada Sapi   |   19:00 . Ditarget Usai Tahun Ini, Pekerja Proyek Drainase Lembur   |   18:00 . Dana Belum Cair, TPT Desa Ini Tetap Digarap   |   17:00 . Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi   |   16:00 . Terduga Pelaku Warga Socorejo, Kades: Kami Dampingi Proses Hukum   |   15:00 . Pemuda Asal Grabagan Meninggal Dunia di Gresik, Ini Kronologinya   |   13:37 . Prodi Ilmu Komunikasi Unirow Terakreditasi B   |   13:00 . Pembangunan Stadion Bumi Wali Molor   |   12:00 . Berburu Entung Jati   |   11:00 . Puluhan Warga Semanding Buru 'Enthung' Untuk Dimasak   |  
Tue, 11 December 2018
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 21 November 2018 17:00

Wakapolres Tuban: Kita Akan Periksa Kejiwaan Kades Kablukan

Wakapolres Tuban: Kita Akan Periksa Kejiwaan  Kades Kablukan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Jajaran Polres Tuban secara resmi telah menerima laporan dari Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Bangilan terkait dugaan ujaran kebencian di Media Sosial (Medsos) Youtube yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa (Kades) Kablukan, Kecamatan Bangilan bernama Suseno Ediyono, Rabu (21/11/2018).

Selanjutnya, jajaran Polres Tuban akan segera menindaklanjuti laporan itu dengan mendatangkan oknum Kades tersebut guna untuk dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut.

"Ini adalah hak warga negara untuk melaporkan kepada pihak kepolisian, dan sudah menjadi kewajiban kami untuk menindaklanjuti laporan ini," terang Waka Polres Tuban, Kompol Teguh Priyowasono usai menerima laporan tersebut.

Perwira berpangkat satu melati di pundaknya itu juga mengaku telah menerima laporan bahwa oknum Kades itu diduga mengalami gangguan mental. Namun hal itu akan dibuktikan saat pemeriksaan di Mapolres nanti dengan mendatangkan Ahli Psikiater.

"Kami sudah menerima informasi terkait kejiwaan Kades karena ada sedikit permasalahan. Tapi secara medis belum, sehingga setelah adanya laporan ini akan kita lakukan penyidikan dan akan dilakukan pemeriksaan psikiater," tandasnya.

Diketahui, oknum Kades Kablukan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, bernama Suseno Ediyono diduga melakukan ujaran kebencian melalui akun Youtube. Dalam tulisannya, akun bernama 'Suseno Ediyono' tersebut mengomentari video yang diunggah M A channel dengan mengumpat organisasi masyarakat (Ormas) Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU).[hud/col]

 

Tag : kades, polisi

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 15:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more