09:00 . PT IKSG Kembali Didemo, Ini Sebabnya...   |   08:00 . Polisi Ungkap Korban Kecelakaan Maut di Jatirogo   |   07:00 . 5 Cara Menghilangkan "Holiday Blues", Rasa Sedih Saat Liburan   |   00:00 . Truk Rokok Hantam L 300, Dua Orang Meninggal Dunia   |   21:00 . Sinergi Antar Field, Sahabat Pertamina Kunjungi Cepu Field   |   20:00 . Peralihan Musim, DPP Tuban Minta Peternak Waspadai Penyakit BEF Pada Sapi   |   19:00 . Ditarget Usai Tahun Ini, Pekerja Proyek Drainase Lembur   |   18:00 . Dana Belum Cair, TPT Desa Ini Tetap Digarap   |   17:00 . Enthung Jati Punya Kandungan Protein Tinggi   |   16:00 . Terduga Pelaku Warga Socorejo, Kades: Kami Dampingi Proses Hukum   |   15:00 . Pemuda Asal Grabagan Meninggal Dunia di Gresik, Ini Kronologinya   |   13:37 . Prodi Ilmu Komunikasi Unirow Terakreditasi B   |   13:00 . Pembangunan Stadion Bumi Wali Molor   |   12:00 . Berburu Entung Jati   |   11:00 . Puluhan Warga Semanding Buru 'Enthung' Untuk Dimasak   |  
Tue, 11 December 2018
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 14 November 2018 20:00

Karang Cerita Hoaks, Kasmonat Ditetapkan Tersangka Oleh Polisi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Jajaran kepolisian Satreskrim Polres Tuban menetapkan status Kasmonat (36) sebagai tersangka. Warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban itu ditetapkan sebagai tersangka lantaran telah mengarang cerita hoaks pada, Kamis malam (8/11/2018) yang lalu.

Pria tersebut merekayasa bahwa dirinya telah dihajar oleh empat orang begal di kawasan pertigaan Jembatan Sungai Jambon, Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban. Atas laporan palsu yang dibuatnya tersebut Satreskrim Polres Tuban akhirnya menetapkannya sebagai tersangka. 

Meski status Kasmonat sebagai tersangka, namun pria tersebut belum ditahan oleh penyidik, melainkan masih disuruh wajib lapor atas perkara yang menjeratnya itu.

"Kasmonat telah ditetapkan tersangka, tetapi tidak ditahan, namun wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis," Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Iwan Hari Poerwanto.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, tersangka diancam pasal 220 KUHP tentang memberikan keterangan palsu dengan ancaman hukuman pidana 1 tahun penjara. "Tersangka dijerat Pasal 220 KUHP," tandasnya.

Sebelumnya, Kasmonat telah membuat pengakuan bohong dengan mengarang sebuah cerita pembegalan oleh sekitar empat orang kepada dirinya saat hendak pulang ke rumah. Selain itu, saat ditemukan oleh warga dia juga pura-pura tergeletak dengan kondisi tidak mengenakan baju.

Namun, setelah diperiksa luar serta rontgen di RSUD dr Koesma Tuban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh Kasmonat. Dan setelah kasus tersebut  didalami oleh pihak kepolisian dia mengaku telah mengarang cerita hoaks lantaran takut uang senilai Rp3,3 juta diminta oleh istrinya.[hud/col]

Tag : hoax, hoaks, medsos

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 15:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more