21:00 . Kemenag Tuban Peringati Nuzulul Quran   |   20:00 . Tahun 2020, Jembatan Rengel-Kanor Dibangun   |   19:00 . Truk Gandeng Terguling Timpa Pejalan Kaki Hingga Tewas   |   18:00 . Organisasi Pemuda di Kecamatan Rengel Kompak Bagi 1000 Takjil   |   16:00 . Polisi Berhasil Identifikasi Identitas Pelaku Pembobolan RSUD   |   13:00 . Lima BUMN Berbagi untuk Masyarakat Tuban   |   12:00 . Tim Verifikasi Madrasah Ramah Anak Tinjau MTsN 1   |   11:00 . Kabar Paracetamol Mengandung Virus Berbahaya Ternyata Hoax   |   10:00 . Prakiraan Cuaca 23-27 Mei, Diprediksi Gelombang Laut Capai 2.5 Meter   |   09:00 . Hari Ini Ada Bagi-bagi THR Rp39 Miliar di Tuban   |   08:00 . Kantor Disdukcapil Diusulkan Pindah, Ada Tiga Pilihan Lokasi   |   07:00 . Tips Berolahraga selama Ramadan   |   06:00 . Oleng, Muatan Kertas Jatuh Timpa Truk Logistik   |   20:00 . EMCL Umumkan 4 Konten Viral Jurnalis Tuban   |   19:00 . Begini Tanggapan Diskominfo Tuban Terkait Penggunaan Fitur VPN   |  
Sat, 25 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 13 November 2018 20:00

Komunitas Tuban Today, Gotong Royong untuk Misi Sosial

Komunitas Tuban Today, Gotong Royong untuk Misi Sosial Dok TT, Kirab Tuban.

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Seiring pesatnya perkembangan zaman, setiap masa melahirkan generasi dan komunitas-komunitas peduli sesama yang bergotongroyong meningkatkan kapasitas sosial yang tinggi. Seperti komunitas Tuban Today (TT) ini misalnya.

Komunitas yang awalnya berdiri sebagai bentuk sambung seduluran dan sarana media informasi melalui grup Whatsapp, kemudian seiring berjalannya waktu anggota-anggota pun memberi usulan jika perkumpulan grup tersebut harus disertai manfaat juga buat orang lain yang berada di luar.

"Jadi giat sekarang lebih ke arah misi sosial," buka Ketua Tuban Today, Fredrik Sulistiyo kepada blokTuban.com, Selasa (13/11/2018).

Aksi dan giat sosial pun telah digencarkan semenjak awal berdiri TT, sekitar bulan Februari 2018 lalu. Banyak diantaranya, giat bhakti sosial yang sering dilesakkan yakni membantu orang-orang terhimpit dari jeratan garis kemiskinan, memberi donasi sosial kepada warga ataupun orang yang terkena penyakit kronis nan butuh penanganan khusus, hingga melakukan aksi bhakti kesehatan kepada khalayak kurang mampu.

Untuk keanggotaan TT, pihaknya tak memberi batasan usia, profesi maupun pembeda yang lain. Berbagai profesi dan latar belakang anggota, dihimpun jadi satu demi mewujudkan Bumi Wali yang menjunjung nilai sosial di mata umum. 

"Profesi dan latar belakang berbeda-beda, ada sopir, security, pelajar, mahasiswa, karyawan swasta, tenaga medis, relawan, wartawan, juru masak, dan lainnya. Banyak Mas hampir semua ada," ulasnya panjang lebar.

Selain itu, lanjut lelaki yang kerap disapa Fredrik itu menambahkan, para anggota TT yang tak terbatas oleh sekat-sekat ini juga memiliki 1 persamaan yang khas, yaitu sifat humoris.

Di Media Sosial (Medsos), pihaknya selalu membuat video-video pendek yang kocak dan lucu dengan joke segar. Dengan tetap mempertahankan adab masyarakat Tuban, biasanya mereka meluncurkan hal itu ketika Medsos sedang ramai, saling hujat antar nitizen. Namun begitu, tujuannya adalah membuat netizen terhibur, supaya tak terbawa suasana yang sedang panas, yang akhirnya membuat masyarakat pengguna medsos terpecah belah saling serang.

"Bukankah persatuan dan kesatuan lebih asyik? Seperti acara kirab budaya kemarin itu," terangnya mengingat Kirab Tuban lalu.

Harapan ke depan, pihaknya bisa membantu masyarakat yang belum mampu untuk meningkatkan kesejahteraan. Tidak hanya sekedar memberi bantuan, tapi juga memberi pelatihan-pelatihan semisal berwirausaha ataupun agenda lain. Dengan demikan, maka tercipta masyarakat yang mandiri, kreatif dan produktif. Lapangan kerja meningkat, dan angka kemiskinan pasti turun.

"Selain itu, kita bisa menghibur banyak orang yang akhirnya bisa berdampak pada semangat persatuan dan kesatuan, di kota Tuban khususnya," pungkas Fredrik. [feb/col]

Tag : komunitas, gerakan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more