19:00 . Meski Kalah, Strategi akan Diterapkan di Liga 2   |   18:00 . Laga Uji Coba, Persatu Takluk 1-2 oleh Madura United   |   16:00 . Pertamina Tinjau Lokasi Buat Tanggul Kali Wedi   |   15:00 . Live: Persatu VS Madura United   |   14:00 . Pasaran Daerah Masih Lemah, Peternak Ayam Was-Was   |   13:00 . Ini Cara TPPI Perhatikan Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di Tuban   |   12:00 . Kemarau, Puting Beliung Terjang 5 Rumah di Tuban   |   07:00 . 5 Gejala Anda Mengalami Stres Di Tempat Kerja   |   19:00 . Sebulan, Tujuh Pelaku Kejahatan di Tuban Didor Polisi   |   18:00 . Ada 3.870 Penyadang Disabilitas di Tuban, Berikut Datanya Tiap Kecamatan   |   17:00 . Otak Curanmor dan Pencurian Beras Nyaris Bacok Lengan Polisi   |   12:00 . Lebih Mudah Rekap dan Perbaikan e-KTP di Kecamatan   |   07:00 . Saran Psikolog untuk Persiapkan Mental Sebelum Menikah   |   19:00 . Dari 1.249 Koperasi di Tuban, Hanya 589 yang Aktif   |   18:00 . Koperasi Syariah Kian Digandrungi dalam 3 Tahun Terakhir   |  
Sun, 16 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 09 November 2018 13:00

Dugaan Korupsi Kades

Pemberhentian Tetap Kades Mojoagung Tunggu Inkrah

Pemberhentian Tetap Kades Mojoagung Tunggu Inkrah

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kasus hukum tindak pidana korupsi yang menjerat Kepala Desa (Kades) Mojoagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban membuat Kades diberhentikan sementara dari jabatannya.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Noor Nahar Hussein. Dijelaskan Wabup, saat ini proses hukum masih terus berjalan dan kades telah diberhentikan sementara dari jabatannya.

"Kades Mojoagung sudah diberhentikan sementara dari jabatannya, untuk pemberhentian tetapnya masih menunggu keputusan hukum atau inkrah," terang Wabup dua periode tersebut.

Dijelaskan pula bahwa hingga saat ini jabatan tertinggi di tataran desa masih kosong dan belum ada penggantinya. Karena, untuk pengganti atau PJ Kades wewenang diberikan kepada kecamatan.

"Mekanismenya untuk PJ ditunjuk dari Kecamatan," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban menetapkan SN (40) Kades Mojoagung bersama HM (46) yang tak lain adalah suaminya kades, sebagai tersangka atas dugaan penyelewengan Dana Desa (DD)/Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2017 yang mengakibatkan kerugian negara Rp152 juta. [hud/rom]

Tag : korupsi, kades, dd, add, penyelewangan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more