19:00 . Sempat Menolak, Bruntas Pradoto Terima Mandat Jadi Ketua Pepadi   |   17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Resmikan Program CSR Bidang Pendidikan   |   16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |  
Wed, 27 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 08 November 2018 10:00

Lagi-lagi, Pemandu Karaoke Ilegal Digelandang Petugas

Lagi-lagi, Pemandu Karaoke Ilegal Digelandang Petugas

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polres Tuban kembali merazia sejumlah tempat karaoke ilegal di Jalur Pantura, Kabupaten Tuban, turut Kecamatan Tambakboyo-Kecamatan Bancar, Rabu (8/11/2018) malam.

Dalam razia itu, petugas berhasil menggelandang lima pemandu lagu dari dua tempat karaoke ilegal milik Sukardi warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Bancar, yang berlokasi di Desa Ketapang, Kecamatan Tambakboyo, dan milik Jumiati warga Desa Banjarejo, Kecamatan Bancar yang berlokasi di Pasar Layur Kecamatan Bancar.

Informasi yang dihimpun blokTuban.com, di tempat karaoke ilegal milik Sukardi, petugas berhasil mengamankan dua pemandu lagu yakni Arina April Listin (19) warga Desa Karangkidul Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Diah Ratna Ayu Puspita (26) warga Dusun Sukorejo, Kabupaten Tuban dan satu set peralatan karaoke.

razia-1

Sedangkan di tempat karaoke milik Jumiyati, petugas berhasil mengamankan tiga pemandu lagu yakni, Laila Diyan (22) warga Desa Tingkis, Kecamatan Singgahan, Riski Handayani (26) Kecamatan Bangilan, dan Sulistiyawati (38) warga Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, serta satu set peralatan karaoke.

"Pada razia kali ini ada lima pemandu lagu serta dua set peralatan karaoke yang kita bawa ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terang Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tuban, Joko Herlambang.

Joko menambahkan, jika razia dengan sasaran PSK, miras dan tempat karaoke ilegal ini dilakukan petugas gabungan berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengaku resah dengan adanya praktik karaoke ilegal tersebut. "Sasaran kami tadi ada tiga titik, satu titik di antaranya sepi," tandasnya.

Dia juga menjelaskan, petugas Satpol PP Tuban juga akan terus melakukan razia serupa di beberapa lokasi yang terindikasi adanya pelanggaran Perda Tuban. Hal itu untuk memastikan wilayah Tuban aman dan kondusif. Disamping itu, pemilik karaoke ilegal juga melanggar Perda Nomor 16 Tahun 2014 Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. [hud/rom]

razia-2

Tag : polres, razia, karaoke, karaoke ilegal

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more