09:00 . 4 Pelaku Pengroyokan Pemuda di Semanding Ditangkap, Dua DPO   |   08:00 . 100 PKL Terlibat Jajakan 8.000 Makanan Gratis   |   07:00 . 6 Cara Menghadapi Perilaku Agresif Anak   |   22:00 . Dari Bambu Apus, Gapura Pesta Rakyat Ikonik   |   21:00 . Kebut Persiapan Pesta Rakyat Bareng Pertamina   |   20:00 . Besok Malam, Ada Pesta Rakyat di Alun-Alun Tuban   |   19:00 . Diduga Gangguan Mental, Pria di Gedongombo Nyaris Bakar Rumah Sendiri   |   17:00 . Memasuki Musim Penghujan, BPBD Masih Lakukan Droping Air   |   16:00 . Matangkan Persiapan, LO Festival Drumband Tuban Gelar Rakor   |   15:00 . Paguyuban Becak Wisata Gelar Coblosan   |   12:00 . Pegawai Bank dan Penjaga Sekolah Terlibat Kecelakaan   |   11:00 . Keselamatan Nelayan Prioritas Utama Operasi Industri Hulu Migas   |   10:00 . Ketua Bhayangkari Jatim, Minta Ibu Bhayangkari Waspada Hoaks   |   09:00 . Tak Bisa Berbuat Banyak, Petani Berharap Hujan   |   08:00 . Prakiraan Cuaca Hari ini, Tuban Terang   |  
Fri, 16 November 2018
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 08 November 2018 07:00

Hukuman Fisik Bukan Cara Efektif Bikin Anak Disiplin

Hukuman Fisik Bukan Cara Efektif Bikin Anak Disiplin

Reporter: -

blokTuban.com - Hukuman fisik untuk anak, apalagi memukul dianggap sebagai cara yang keliru untuk mendisiplinkan anak.

Meski begitu, masih ada sebagian orangtua yang menerapkannya karena berbagai alasan. Salah satu dalih yang dipakai adalah anak terlalu "nakal" dan sulit diatur.

Para dokter anak yang tergabung dalam American Academy of Paediatrics (AAP) kembali mengingatkan orangtua akan dampak negatif hukuman fisik dan hukuman verbal terhadap anak.

Hukuman berupa memukul bokong (spanking), memukul tubuh, menampar, mengancam, dan mempermalukan anak, bukan hanya tidak efektif tapi juga merusak mental.

"Strategi pendisiplinan yang bersifat menyerang, termasuk memukul dan berteriak pada anak, minimal efektif dalam jangka pendek dan tidak jangka panjang," tulis AAP dalam pernyataannya.

Menurut bukti-bukti penelitian terbaru, hukuman fisik yang diterima anak terkait dengan meningkatnya perilaku negatif, berdampak pada pola pikir, psikososial, dan emosional.

"Memukul anak bukanlah bentuk pendisiplinan. Dalam beberapa menit, anak akan kembali pada perilaku lamanya. Hukuman ini tidak mengajarkan anak cara meregulasi diri," kata Robert Sege Ph.D, yang ikut menulis panduan AAP ini.

Para pakar di AAP menawarkan alternatif lain untuk membuat anak lebih disiplin.

Misalnya saja untuk anak usia kurang dari setahun, cara terbaik adalah menggendong anak dan memindahkannya ke tempat lain, atau mengalihkan perhatiannya.

Seringkali hanya itu yang dibutuhkan anak dan bisa ditangani anak.

"Anak usia 6 bulan belum mengerti aturan. Nanti bertahap seiring usia," katanya.

Untuk anak yang lebih besar, misalnya balita atau usia prasekolah, orangtua bisa menerapkan strategi time-out atau menyuruh anak diam di sudut ruangan untuk memikirkan perilaku "salahnya" selama beberapa menit sesuai usia anak.

Cobalah untuk tak terlalu memberi perhatian ketika mereka melakukan perilaku buruk dan berikan hadiah untuk perilaku yang baik. Bentuknya bisa pujian, pelukan, atau memberi waktu lebih banyak untuk bermain bersama anak.

"Tujuan dari strategi time-out dan bentuk hukuman lain adalah membuat anak bisa meregulasi diri sendiri. Sehingga mereka bisa mengontrol dan mengatur perilakunya sendiri," kata Sege.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 15:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more