16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |   14:00 . Surat Suara Pemilu 2019 Sudah Terpenuhi, Ini Jumlahnya   |   13:00 . Tuban Targetkan 840 Sekolah Ramah Anak di 2019   |  
Tue, 26 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 07 November 2018 07:00

9 Kebiasaan Buruk yang Dilakukan Orang-orang Kesepian

9 Kebiasaan Buruk yang Dilakukan Orang-orang Kesepian

Reporter: -

blokTuban.com - Tidak ada orang yang menyukai kesepian. Beberapa di antara kita merasa bisa mengatasinya, namun bagi sebagian orang lainnya kesepian adalah hal yang sulit untuk dihadapi.

Mereka yang merasa tersiksa dengan kesepian yang dialaminya terkadang berakhir dengan melakukan hal-hal tidak perlu yang justru mempersulit keadaannya.

Apa saja kebiasaan buruk yang dimaksud?

1. Stalking mantan kekasih

Ketika merasa kesepian, kembali jatuh cinta pada masa lalu adalah hal yang mudah.

Mungkin kamu adalah salah satu yang mengintip media spesial mantan kekasih, bahkan melihat profil media sosial kekasih barunya.

Kegiatan ini banyak dilakukan, namun sayangnya tak pernah ada yang merasa bahagia setelah melakukannya.

Jadi, daripada kamu merasa frustrasi, lebih baik menghindarinya agar tidak semakin sedih.

2. Perfeksionis

Sikap perfeksionismu mungkin memengaruhi caramu memandang orang lain dan bisa menjadi racun dalam pikiranmu.

Sikap perfeksionis membuatmu menjadi terlalu kritis, dan memandang segala hal tidak cukup baik.

Kamu jarang merasa puas dan selalu menginginkan lebih dari yang kamu miliki.

Situasi ini juga bisa membuatmu terlalu mengkritisi penampilan sendiri, atau menghakimi orang lain hanya karena kebiasaan kecilnya.

Kondisi itu muncul karena kesempurnaan selalu terngiang-ngiang di telingamu.

3. Mengisolasi diri

Kita sering merasakan kesedihan dalam hidup yang membuat kita merasa kesepian.

Kondisi tersebut mungkin membuat kita ingin mengisolasi diri dari teman dan keluarga, agar tak banyak berbicara dengan orang lain.

Kamu langsung pulang ke rumah setelah beraktivitas, dan teman-temanmu menjadi sangat jarang melihatmu.

Mengisolasi diri dari lingkungan mungkin menjadi hal pertama yang kamu inginkan ketika merasa sedih, Namun hal itu hanya akan membuat masalah yang kamu hadapi semakin berat.

4. Mudah berkencan dengan orang lain

Mereka yang merasa kesepian seringkali berakhir dengan menerima ajakan kencan tak hanya satu orang.

Kadang mereka beralasan tengah mencari orang yang tepat.

Kamu bisa saja berkali-kali melakukan kencan pertama dengan orang lain, namun kamu akan merasa lelah.

Nantinya, kamu akan merasa butuh istirahat dari semua itu.

5. Terlalu banyak bermimpi

Ketika kamu menginginkan sesuatu hal terjadi, sangat mudah untuk memproyeksikan fantasi dan memimpikan seseorang.

Kamu memimpikan seseorang lebih baik, lebih keren, dan lebih cerah daripada mereka sebenarnya.

Kamu juga menganggap mereka seseorang yang layak dicintai selamanya. Namun kamu akan frustrasi ketika semua impian itu tidak tercapai.

Bermimpi memang mudah dilakukan, dan imajinasi kita memang bisa sangat liar.

Tetapi, menghidupkan skenario itu di pikiran, dan hidup di dalam khayalan hanya akan menimbulkan rasa sakit.

6. Menetap

Kamu tahu bahwa seseorang tidak "tersedia" secara emosional, namun kamu memaksakan berkencan dengan mereka.

Padahal, kamu sebetulnya bisa menemukan seseorang yang lebih baik. Hanya saja kamu menginginkan seseorang untuk menemani kesepianmu, saat itu juga.

Inilah yang disebut "settle" atau menetap, dan kamu hanya akan menyakiti dirimu sendiri karena dari luar kamu terlihat baik-baik saja.

Kamu akan cenderung lebih rapuh, ketika kamu merasa kesepian.

7. Mengabaikan peringatan

Jika kamu benar-benar menginginkan seseorang, kamu akan sangat mudah mengabaikan peringatan-peringatan yang datang.

Apalagi, jika kamu sedang kesepian, kamu akan lebih mudah "terpeleset".

Misalnya, kamu tidak suka ketika seseorang merokok, tapi kamu mentoleransinya jika orang yang kamu sukai merokok saat berkencan.

Kamu berpura-pura tidak tahu ada peringatan yang datang, dan tetap berharap hasil yang terbaik.

8. Kritik diri

Hal ini sangat sulit untuk dikontrol, tapi kesepian bisa memperburuknya dan membuat seseorang sangat sulit mengontrol kritik diri.

Kamu punya kritik diri dalam pikiranmu yang menghakimi setiap langkahmu.

Pikiran itu memanggil namamu dan mengatakan kamu tidak baik lalu membandingkanmu dengan orang lain.

Kritik diri sangatlah brutal, dan terus terngiang di telingamu. Kritik ini ada sejak sebelum kamu kesepian, namun saat kamu kesepian hal itu semakin buruk.

9. Membutuhkan validasi

Mungkin ketika kesepian, kamu banyak melakukan percakapan di Tinder karena kamu membutuhkan perhatian dan validasi untuk yakin bahwa dirimu baik-baik saja.

Kamu tahu kondisi tersebut tidak akan bertahan lama, tapi kamu tetap mengejar validasi dari orang lain. Jika kamu terus melakukannya, maka kamu akan merasa lebih kesepian.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more