12:00 . Tahun 2019 Parkir Berlangganan Pemkab Tuban Target 8 M Lebih   |   11:00 . PN Tuban Adakan Baksos dan Khitan Massal   |   10:00 . Hujan Lebat Diprediksi Melanda Tiga Kecamatan Malam Nanti   |   09:00 . Apa Dampak Rencana Kenaikan Gaji Bagi Perangkat Desa di Tuban?   |   08:00 . Gaji Perangkat Desa Naik, PPDI: Kita Kawal   |   07:00 . Hal-hal yang Merusak Manfaat Berolahraga   |   20:00 . Satpol PP Akan Panggil Pemilik Warung Ilegal di Pasar Mondokan   |   20:00 . Permudah Pengurusan Berkas Purna Tugas BKD Kerjasama dengan Taspen   |   18:00 . Anggaran Normalisasi Suangai Mangunjoyo Capai Rp200 Juta   |   17:00 . Peringatan Dini Cuaca Buruk di Jatim, Bagaimana dengan Tuban?   |   16:00 . Penghasilan Meningkat, PNS Banyak Cerai?   |   15:00 . KPU Wajibkan Jajaran Nobar Debat Capres-Cawapres Putaran Pertama   |   14:00 . Kasat Intel Polres: Tidak Ada Unsur Pidana   |   13:00 . Satpol PP Ciduk Dua Orang Gelandangan   |   12:00 . BANGUNAN DI TUBAN INI TERKENAL ANGKER   |  
Thu, 17 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 06 November 2018 07:00

Home Lifestyle Feel Good Iklan Tak Sesuai Umur di Aplikasi Anak

Home Lifestyle Feel Good Iklan Tak Sesuai Umur di Aplikasi Anak

Reporter: -

blokTuban.com - Hampir setiap aplikasi yang kita unduh di gadget disisipi iklan. Namun, aplikasi untuk anak-anak pun bisa mengandung iklan yang tidak sesuai dengan usia anak.

Dari analisis terhadap 135 aplikasi untuk anak di Google Play Store, termasuk kategori untuk anak usia kurang dari 5 tahun, semuanya mengandung iklan.

Rinciannya, semua aplikasi gratisan pasti ada iklannya, sementara yang berbayar mencapai 88 persen.

Tidak semua iklan yang tampil masuk dalam kategori layak untuk anak. Misalnya saja konten tidak sesuai umur anak, mengganggu fokus, tanpa sadar membujuk anak untuk membeli aplikasi berbayar, hingga meminta data pribadi.

Frekuensi iklan ternyata sama saja antara aplikasi yang dikelompokkan "edukasi" dan yang tidak.

"Kebanyakan aplikasi lebih fokus untuk menghasilkan uang ketimbang pengalaman bermain anak," kata peneliti utama Jenny Radesky, dokter anak dan pakar perkembangan perilaku anak.

Ia mengatakan, berbeda dengan iklan di televisi yang sejak lama sudah diatur, iklan di internet, termasuk gawai merupakan "daerah liar".

"Iklan berbasis digital lebih personal, sesuai permintaan, dan ditempelkan dalam perangkat mobile yang interaktif. Anak akan mengira itu bagian dari permainan," katanya.

Sebagian besar dari iklan di gawai, menurut dia, tidak etis dan ilegal, serta tidak adil karena mengambil keuntungan dari kepolosan anak-anak.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more