16:00 . Ketua Umum Demisioner Janjikan Pembuatan KTA Mulai Besok   |   15:00 . Harga Cabai Melonjak Tajam, Masyarakat Resah   |   14:00 . Larung Abu di Laut   |   13:00 . Di Tuban Ada 187 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak   |   12:00 . Peserta Teatrikal Distop Polisi Saat Kenakan Seragam Mirip Polwan   |   11:00 . Aktivis Tuban Desak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Disahkan   |   10:00 . Abu Jenazah Warga Malang Dilarung di Laut Tuban   |   09:00 . BPD Mendapat Bimtek   |   08:00 . Semen Indonesia Ajak Cintai Lingkungan Lewat Mading   |   07:00 . Jangan Makan 4 Bagian Ayam Berikut Demi Kesehatan   |   22:00 . Hasil Klasemen Liga 2 Indonesia Jatim   |   20:00 . Upayakan Air Bersih, PRKP Adakan 2 Sumur Bor di Grabagan   |   19:00 . Razia Karaoke Ilegal, 3 PL Diamankan   |   18:00 . Selama Porprov, Pengunjung Wisata Capai 12 Ribu Lebih   |   17:00 . Awal Pembentukan Komisariat, IPNU-IPPNU Soko Beri Materi Kepemimpinan   |  
Thu, 18 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 04 November 2018 12:00

Desa Margorejo Launcing Car Free Day Basis Batik

Desa Margorejo Launcing Car Free Day Basis Batik

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kegiatan Pasar Batik Margorejo yang dikemas dengan kegiatan Car Free Day berbasis Batik Gedog resmi dibuka di Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Minggu (4/11/2018).

Acara pembukaan tersebut turut di hadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagaangan (Diskoperindag), Forkopimka Kerek, Kepala Desa beserta perangkatnya dan unsur kepemudaan yang ada di Kecamatan Kerek.

Kepala Desa Margorejo Junaedi mengatakan, kegiatan Pasar Batik ini dibuka langsung oleh Kepala Diskoperindag Tuban Agus Wijaya. Tujuan diselenggarakanya kegiatan ini untuk meningkatkan ekonomi desa serta untuk memperkenalkan Batik Gedog yang diproduksi warga desa setempat.

"Kegiatan ini baru dilauncing, harapanya bisa meningkatkan perekonomian desa. Karena sebagian besar warga adalah pengrajin batik," terang Junaedi kepada blokTuban.com.

Lebih lanjut dia menambahkan, dalam kegiatan pasar batik ini pihaknya melibatkan para pengrajin batik gedog serta Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Margo Makmur serta pelaku seni di Desa Margorejo.

"Karena basis kegiatan ini adalah batik kita libatkan pengrajin lokal Desa Margorejo," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Organisasi Konservasi Adat dan Budaya Ranggalawe Kreatif Center, Satria Angga menambahkan kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB-10 WIB ini terdiri dari 29 stand, 15 stand diantaranya menjual produk batik.

"Sementara ini ada 29 stand yang mengikuti pasar batik ini, sebagian besar menjual produk batik dan kuliner asli Desa Margorejo," pungkas Angga.[hud/ito]

Tag : batik, margorejo, cfd

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more