19:00 . Sempat Menolak, Bruntas Pradoto Terima Mandat Jadi Ketua Pepadi   |   17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Resmikan Program CSR Bidang Pendidikan   |   16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |  
Wed, 27 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 30 October 2018 16:00

Polisi Tangkap Dua Begal Sadis yang Beraksi di Bumi Wali

Polisi Tangkap Dua Begal Sadis yang Beraksi di Bumi Wali

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dua orang begal asal Bumi Wali sebutan lain Kabupaten Tuban yang beraksi di Desa Prunggahankulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban berhasil ditangkap oleh Tim Resmob Macan Ronggolawe (Marong) Satreskrim Polres Tuban.

Kedua begal yang tidak segan-segan melukai korbanya tersebut diketahui bernama Rusminto (48) warga Dusun Kowangselatan, Desa Kowang, Kecamatan Semanding dan Sunarko (27) warga Dusun Tlogonongko, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono mengatakan, kedua begal itu ditangkap oleh jajaran tim Resmob setelah identitasnya diketahui. Satu pelaku ditangkap di wilayah Kecamatan Palang dan satu pelaku lagi ditangkap di jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding.

"Dua pelaku ditangkap di tempat yang berbeda, tak berselang lama setelah aksinya. Keduanya ditembak pada bagian kaki karena melawan," jelas Kapolres Tuban saat Press Release, Selasa (30/10/2018

Sebelumnya, kedua pelaku telah melakukan aksi pembegalan terhadap seorang gadis bernama Shinta Dewi Susanti (19) warga Dusun Ndukuh, Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, pada Jumat (19/10/2018) malam. Ketika itu korban hendak pulang ke rumah usai bekerja di toko roti.

"Modus operandi pelaku diawali dengan mabuk, kemudian saat korban melintas pelaku memepet kendaraan korban hingga jatuh, setelah itu pelaku merampas motor dan Handpone milik korban," imbuh Kapolres Tuban.

Dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan Barang Bukti (BB)  satu unit motor Honda Beat Merah milik korban, Satu Handpone warna putih dan satu unit motor Honda Vario yang digunakan pelaku. Untuk mempertanggung jawan aksinya pelaku dijerat pasal 365 KUHP ancaman maksimal 9 tahun penjara.[hud/ito]

Tag : begal, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more