18:00 . Polres Amankan Terduga Pelaku Curanmor 19 Kali dengan Timah Panas   |   16:00 . Diskoperindag Akan Kroscek Keluhan Terkait Petugas Jaga Pasar   |   13:00 . Dinsos P3A Prioritaskan Berdayakan Disabilitas dengan Keahlian   |   12:00 . 2018, Angka Disabilitas Meningkat   |   11:00 . Nikmati Kontur Lembut Daging Rajungan di Sumberagung   |   10:00 . Fresh dan Kekinian, Begini Ikon Baru Bulurejo   |   09:00 . Januari, RSUD dr. Koesma Tuban Tangani 35 Pasien DB   |   08:00 . Catat....! Ini Tahapan Pilkades Serentak 2019 di Tuban   |   07:00 . Langkah Sederhana untuk Hidup Lebih Sehat   |   18:00 . 2018, Pelanggaran Disiplin PNS Menurun   |   17:00 . Campus Fast Solusi Kenalkan Perguruan Tinggi ke Siswa   |   16:00 . 2018 Realisasi Pendapatan Parkir Berlangganan Lebihi Target   |   15:00 . Wabup Tekankan Pengurangan Risiko Bencana   |   14:00 . Bantu Siswa Pilih Kampus, MGBK Adakan Camp Fast   |   13:00 . Ingin Buat Road Map, Wabup Kujungi Tempat Wisata Bumi Wali   |  
Sat, 19 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 30 October 2018 13:00

Kakek Pembacok Tetangga Sendiri Terancam Hukuman 20 Tahun

Kakek Pembacok Tetangga Sendiri Terancam Hukuman 20 Tahun

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Wajib (72), seorang kakek sekaligus pelaku pembacokan terhadap tetangganya sendiri bernama Supangat (53) hingga tewas di Dusun Nggedangan, Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban terancam hukuman 15 sampai 20 tahun.

Hal itu dikarenakan tersangka telah terjerat pasal 338 KUHP atau 340 KUHP yang mana pelaku pembunuhan berencana diancam hukuman pidana penjara selama 15 sampai 20 tahun

"Pelaku diancam hukuman selama 15-20 tahun di penjara," kata Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Selasa (30/10/2018).

Menurut Kapolres, pelaku telah dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain atas dasar rasa cemburu karena diduga korban berselingkuh dengan istri pelaku yang kemudian berakhir dengan aksi pembacokan.

"Pelaku membacok korban dengan sabit mengenai perut korban hingga meninggal dunia, Karena usus korban terburai," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pembacokan tersebut terjadi pada Senin (22/10/2018), dirubah korban Dusun Nggedangan, Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Aksi pembacokan sendiri dilakukan oleh pelaku lantaran merasa cemburu karena diduga korban telah berselingkuh dengan istri pelaku.[hud/ito]

Tag : kakek, bunuh, tetangga, jenggolo, jenu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more