16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |   14:00 . Surat Suara Pemilu 2019 Sudah Terpenuhi, Ini Jumlahnya   |   13:00 . Tuban Targetkan 840 Sekolah Ramah Anak di 2019   |  
Tue, 26 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 30 October 2018 13:00

Kakek Pembacok Tetangga Sendiri Terancam Hukuman 20 Tahun

Kakek Pembacok Tetangga Sendiri Terancam Hukuman 20 Tahun

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Wajib (72), seorang kakek sekaligus pelaku pembacokan terhadap tetangganya sendiri bernama Supangat (53) hingga tewas di Dusun Nggedangan, Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban terancam hukuman 15 sampai 20 tahun.

Hal itu dikarenakan tersangka telah terjerat pasal 338 KUHP atau 340 KUHP yang mana pelaku pembunuhan berencana diancam hukuman pidana penjara selama 15 sampai 20 tahun

"Pelaku diancam hukuman selama 15-20 tahun di penjara," kata Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Selasa (30/10/2018).

Menurut Kapolres, pelaku telah dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain atas dasar rasa cemburu karena diduga korban berselingkuh dengan istri pelaku yang kemudian berakhir dengan aksi pembacokan.

"Pelaku membacok korban dengan sabit mengenai perut korban hingga meninggal dunia, Karena usus korban terburai," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi pembacokan tersebut terjadi pada Senin (22/10/2018), dirubah korban Dusun Nggedangan, Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Aksi pembacokan sendiri dilakukan oleh pelaku lantaran merasa cemburu karena diduga korban telah berselingkuh dengan istri pelaku.[hud/ito]

Tag : kakek, bunuh, tetangga, jenggolo, jenu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more