18:00 . Polres Amankan Terduga Pelaku Curanmor 19 Kali dengan Timah Panas   |   16:00 . Diskoperindag Akan Kroscek Keluhan Terkait Petugas Jaga Pasar   |   13:00 . Dinsos P3A Prioritaskan Berdayakan Disabilitas dengan Keahlian   |   12:00 . 2018, Angka Disabilitas Meningkat   |   11:00 . Nikmati Kontur Lembut Daging Rajungan di Sumberagung   |   10:00 . Fresh dan Kekinian, Begini Ikon Baru Bulurejo   |   09:00 . Januari, RSUD dr. Koesma Tuban Tangani 35 Pasien DB   |   08:00 . Catat....! Ini Tahapan Pilkades Serentak 2019 di Tuban   |   07:00 . Langkah Sederhana untuk Hidup Lebih Sehat   |   18:00 . 2018, Pelanggaran Disiplin PNS Menurun   |   17:00 . Campus Fast Solusi Kenalkan Perguruan Tinggi ke Siswa   |   16:00 . 2018 Realisasi Pendapatan Parkir Berlangganan Lebihi Target   |   15:00 . Wabup Tekankan Pengurangan Risiko Bencana   |   14:00 . Bantu Siswa Pilih Kampus, MGBK Adakan Camp Fast   |   13:00 . Ingin Buat Road Map, Wabup Kujungi Tempat Wisata Bumi Wali   |  
Sat, 19 January 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 01 October 2018 18:00

Kasus Produksi Arak Kembali Terjadi, Ini Reaksi Bupati

Kasus Produksi Arak Kembali Terjadi, Ini Reaksi Bupati

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Bupati Tuban, KH. Fathul Huda turun langsung untuk meninjau lokasi produksi minuman keras (Miras) jenis arak di Desa Ngepon, Kecamatan Jatirogo yang berhasil diungkap tim Macan Ronggolawe (Marong) Polres Tuban, Senin (1/10/2018). Pihaknya memberikan apresiasi kepada Kapolres dan jarannya serta pihak yang terkait dalam pengungkapan kasus ini.

"Ini pekerjaan yang bernilai sangat tinggi, karena 3 bulan beroperasi sudah berhasil diungkap," ujar Bupati kepada wartawan beberapa media di Desa Ngepon, Jatirogo, Senin siang.

Di mata Bupati dua periode ini, bekas kandang ayam yang digunakan tempat produksi arak bukan tempat mencurigakan. Karena biasanya, produksi arak dilakukan di wilayah Semanding.

"Kalau TKP sekarang ini bukan tempat yang lazim. Tanpa kecerdasan dan kejelian, tidak mungkin terwujud penangkapan," ucap Bupati yang memiliki latar belakang kiai ini.

Pihaknya meminta penangkapan ini dijadikannya pelajaran bagi masyarakat Bumi Wali. Bahwa telah bersihnya arak di Semanding dan sekitarnya bukan berarti telah selesai.

Sekarang ini menurut Bupati, daerah yang jauh dari Polres jadi tempat pelarian, karena dianggap tempat aman. Kendati begitu diklaim bukan hambatan bagi Polisi untuk terus mempersempit gerak produsi Miras.

"Karena matanya pak Kapolres banyak, telinganya juga banyak, pasti semuanya terdeteksi. Maka jangan main-main produksi hal yang dilarang," tandasnya.

Pak Huda, sapaan akrabnya mengimbau masyarakat harus lebih jeli untuk mengawasi. Karena dengan ditutupnya beberapa praktik di daerah Semanding, akan memicu berkembangnya produksi miras di daerah lain yang dianggap aman.

Dengan adanya pembersihan dari Kapolres ini, diungkapkan Bupati, arak menjadi langka. Akibat langka, harganya tinggi, sehingga menarik masyarakat untuk bisa produksi.

Selain itu, arak Tuban diklaim memiliki kadar alkohol lebih tinggi dibanding Miras produk impor. Bahkan setelah diuji lab, kata dia, kadar alkoholnya di atas 40 persen.

"Kalau harga naik tiga kali lipat, masih dianggap murah dibanding dari pada produk impor, maka pembuatan arak ini cukup diminati," jelasnya panjang lebar.

Masih kata Pak Huda, jenis kejahatan yang merusak awalnya dari miras. Atau ia menyimpulkan minuman keras bisa menimbulkan kejahatan dan kerusakan masyarakat.

Ia kemudian mnyontohkan, ada orang mabuk yang naik motor maka akan mengalami kecelakaan. Kemudian ada orang mabuk yang melihat mangsanya di sini kehilangan kesadarannya, maka akan merusak dengan melakukan pembunuhan atau pemerkosaan.

"Ini yang harus disadari masyrakat. Maka kami mohon masyarakat mendukung apa yang sudah dilakukan Forkopimda ini. Mohon doa restu mudah-mudahan Kapolres dan jajarannya diberikan kekuatan dan keselamatan. Karena melakukan hal semacam ini pasti musuhnya banyak," pungkasnya. [rof/col]

Tag : kasus, arak

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more