20:00 . Konsulat Jenderal Jepang Resmikan Bantuan Pendidikan di Tuban   |   19:00 . Agustus, Perajin Mobil Hias Kebanjiran Pesanan   |   18:00 . Akhirnya, Pesepeda Tuban-Jakarta Balik ke Kampung Halaman   |   17:00 . 2.620 KK 4 Desa di Kecamatan Senori Terdampak Kekeringan   |   16:00 . Nelayan Tuban Larung Bekakak, Ini Filosofinya   |   15:00 . PT LIB Tunda Tiga Pertandingan, Salah Satunya Persewar Lawan Persatu   |   14:00 . Kapolres Siap Jaga Putra-putri Papua   |   13:00 . 29 Tim Berebut Piala Temaji Cup I Bola Voli U18 dan U16   |   12:00 . Pesan Damai dari Tuban untuk Indonesia   |   11:00 . Pasca Digeruduk Ratusan Pekerja, Begini Pernyataan PT. SBI   |   10:00 . Kapolres Jamin Keamanan Putra-Putri Papua Yang Menempuh Pendidikan di Tuban   |   09:00 . Pria di Sumberagung Nekat Gantung Diri Saat Ditinggal Istri Belanja   |   08:00 . Buruh Demo Tolak Upah Murah   |   07:00 . Balita Konsumsi Suplemen Vitamin, Perlu Enggak Sih?   |   20:00 . Ritual Kyai Mancung di Tuban, Dulu Kerbau Kini Sapi   |  
Thu, 22 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 01 October 2018 19:00

Cerita Lekun 'Tim Ahli' Pembuat Arak dari Tuban

Cerita Lekun 'Tim Ahli' Pembuat Arak dari Tuban

Reporter: Mochamad Nur Rofiq 

blokTuban.com - Dari aksi penggerebekan produksi minuman keras (Miras) jenis arak di Desa Ngepon, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban meninggalkan cerita tersendiri. Pasalnya satu dari enam tersangka ada yang merupakan pelaku lama yang sudah keluar masuk penjara karena memproduksi arak. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan, tersangka bernama Arin Prasetyo alias Lekun (36) ini sudah tiga kali tertangkap polisi dengan kasus serupa. Dua kali di wilayah Plumpang dan satu kali di wilayah Jatirogo ini. 

Menurut pengakuan Lekun, ia menekuni pekerjaan sebagai produsen arak sudah lama. Sampai-sampai, ia pun lupa kapan awal mula ia menjalani pekerjaan yang dilarang negara dan agama tersebut. 

Saat ini, bapak tiga anak itu mengaku sudah memiliki lebel 'Tim Ahli'. Sehingga ketika para pemodal yang ingin menjalani aksi produksi arak sering mendatangkan dia. 

"Status saya 'Tim Ahli' di kegiatan produksi arak ini (produksi arak di Desa Ngepon)," kata Lekun dengan tersenyum. 

Ia berujar selama tiga bulan beroperasi, ia sebagai tim ahli peracik arak. Sementara yang mengerjakan tiga anak buahnya. 

Sementara itu, tersangka lain bernama Hengky Kristiawan, dikatakan Lekun sebagai pemilik lahan bekas kandang tersebut sekaligus sebagai otak semua kegiatan bisnis Miras tersebut. 

"Hengki otak dari semua ini, saya hanya tim ahli," ungkap pria asal Semanding tersebut. 

Saat ditanya kenapa pilih pekerjaan ini, Lekun mengaku tidak punya pilihan lain. Sebab, untuk menghidupi keluarganya ia bergantung pada keahliannya membuat minuman memabukkan ini. 

"Uripe yo ko ombenan iki (Hidupnya ya dari minuman ini)," katanya sambil mengunyah marning usai press realese. 

Diakui pria berbadan kurus itu, saat ini ia sebagai tulang punggung keluarganya. Ia harus menyekolahkan tiga anaknya dari hasil kerjaannya itu. 

"Anak saya tiga. Satu SMK, yang dua kembar masih SD," pungkasnya. [rof/col]

Tag : arak, ahli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more