15:00 . Tersangka Penggelapan Bantuan Sapi di Tuntut 1,5 Tahun Penjara   |   14:00 . Cari Bibit Atlet, PO Cabang Tuban Gelar Kompetisi Antar Ranting   |   12:00 . Suksesi Pemilu di Tuban, KPU Gelar Konser Musik.   |   11:00 . 129 Bidang Lahan Warga Selesai Dipatok untuk Kilang Tuban   |   09:00 . Camat Hendro Pensiun, Sempat Bercita-Cita Jadi Hansip   |   08:00 . Refresing Bersama Kader Kesehatan Kecamatan Jenu   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   17:00 . Belum 3 Bulan, Ada 7 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan   |   16:00 . Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...   |   15:00 . Nuansa Klasik Santai, Ngopi Nongkrong Tanjung Sari   |   14:00 . Masyarakat Sekitar TPPI Rutin Dapat Pengobatan Gratis   |   13:00 . Kebakaran Lumat Rumah Pedagang Ikan   |   12:00 . Tak Lagi Terkelola, Begini Komen Pengunjung Sendang Maibit   |   11:00 . Tiga Warga Jenu Itu Resmi Tersangka   |   10:00 . Kaji Cepat Kebakaran, Berlanjut Gotong Royong Dirikan Rumah Korban   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 01 October 2018 12:00

Belasan Ribu Arak Baceman dan Ratusan Liter Siap Edar Disita

Belasan Ribu Arak Baceman dan Ratusan Liter Siap Edar Disita

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Aktivitas produksi Minuman Keras (Miras) jenis arak di Desa Ngepon, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban berhasil dibongkar pihak Kepolisian dari jajaran Polres Tuban. Dari tempat bekas kandang ayam tersebut, petugas mengamankan belasan ribu baceman dan ratusan liter arak siap edar.

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono, Senin (1/10/2018) menyebut, kasus tersebut berhasil diungkap tim Macan Ronggolawe (Marong) pada Kamis (27/9/2018) lalu sekitar pukul 01.00 Wib. Sebelum penggerebekan dilakukan, bermula pada hari Selasa (25/9/2018) tim Marong Satreskrim Polres Tuban mendapat informasi bahwa ada produksi arak di lokasi tersebut.

"Selanjutnya pada Rabu (26/9/2018) tim Marong melaksanakan lidik tentang produksi arak tersebut. Ternyata benar dan langsung digerebek Kamis dinihari," ungkap Kapolres pada kegiatan press realese di Ngepon, Jatirogo, Senin siang.

Dari lokasi penggerebekan, polisi berhasil menyita sarana pembuatan arak berupa 3 buah dandang, 6 buah kompor, 67 buah drum warna biru berisi 13.400 liter baceman, 26 drum kosong, 36 buah LPG 3kg (subsidi), dan 6 buah selang regulator. Sementara bahan yang digunakan berupa 26 bungkus fermipan dan 7 bungkus ragi tebu ikut diamankan.

Selain sarana pembuatan ada juga bahan kemasan berupa 9 ball botol kosong atau 648 buah dan sembilan bungkus tutup botol merah. Di lokasi tersebut juga terdapat 1 unit mobil L300 Bernopol S-8136-HF diduga jadi sarana pengangkut dan distribusi barang haram tersebut.

"Dari hasil penggerebekan petugas berhasil mengamankan 27 dus berisi 324 botol arak siap jual dengan total 486 liter," imbuh mantan Kasubdit III Ditreskrimum Polda Jateng tersebut.

Dari kasus ini petugas menetapkan enam orang sebagai tersangka. Otak dari semua ini diduga sebagai pelaku lama yang sering ditangkap oleh Polisi.

Informasi yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan, dua orang, Arin Prasetyo alias Lekun (36) asal Widengan, Gedungombo, Semanding dan Hengki Kristiawan (35) asal Desa Wotsogo, Jatirogo berperan sebagai pemilik dan pemberi modal produksi.

Sementara tiga orang terdiri dari Sutrisno (43), Joko Ngadini (36), dan Febrianto (20) sebagai pembuat atau peracik arak. Mereka bertiga adalah karyawan Lekun asal Semanding yang merupakan orang lama. Sementara satu orang bernam Proyohadi (27) asal Jatirogo bertugas menjadi pengangkut arak.

Tersangka ditangkap karena melanggar pasal 135 Jo Pasal 71 ayat 2 Undang-undang Republik Indonesia Nomer 18 Tahun 2012 tentang pangan dan pasal 2014 KUHP. [rof/ito]

Tag : miras, tuban, polres

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more