15:00 . Diduga Ledakan Tabung LPG, 2 Rumah di Prambontergayang Ludes Terbakar   |   14:00 . Pengrajin Blangkon dari Tepi Bengawan Solo   |   13:00 . Pasca Bencana, BPBD Kaji Cepat Banjir dan Longsor Waleran   |   12:00 . Begini Pesan Wabup Saat Hadiri Tasyakuran HPN   |   11:00 . Otodidak, dari MC Hingga Jadi Perajin Blangkon   |   10:00 . Kebakaran di Bangilan Ludeskan 5 Rumah   |   09:00 . Banjir dan Longsor Terjang Tuban   |   08:00 . Diskoperindag-Baznaz Berikan Pinjaman tanpa Bunga   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |   21:00 . Pedagang Pasar Datangi Diskoperindag Wadul Kondisi Pasar   |   20:00 . Perakitan Kotak Suara di KPU Tuban Hampir Usai   |   18:00 . Baru 728.805 Jiwa tang Terdaftar JKN di Tuban   |   17:00 . Akibat Hujan Deras Kawasan Waleran Dilanda Banjir dan Longsor   |   16:00 . Gotong Royong Warga Semanding Benahi Tanggul   |   15:00 . Warga Temaji Keluhkan Bau Asap Batu Bara   |  
Wed, 20 February 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 09 September 2018 11:00

Disuplai Sumberan Ngerong, Kebun Mawar Gununganyar Tetap Mekar

Disuplai Sumberan Ngerong, Kebun Mawar Gununganyar Tetap Mekar

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Musim kemarau banyak dikeluhkan sebagian besar warga yang memiliki berbagai jenis tanaman. Sebab, seiring berjalannya kemarau, air-air pada sumur sumberan warga semakin susut berkurang, bahkan mati tak keluar.

Namun begitu, beberapa wilayah yang berada pada zona sumber air nan melimpah yang terkandung dalam sebuah Sendang, tengah memanfaatkan betul adanya berkah dari Yang Maha Kuasa tersebut.

Di Desa Gununganyar Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, selain terkenal dengan potensi sumber air dari Sendang Ngerong di Kecamatan Rengel, warga setempat juga memfungsikan alirannya untuk kebun mawar, dimana menjadi mata pencaharian pokok selain sektor pertanian padi.

"Suplai untuk perawatan kebun mawar ini ya dari Sendang Ngerong," ujar warga setempat, Darban kepada blokTuban.com, Minggu (9/9/2018).

Menurutnya, jika hanya nengandalkan sumber asli sumur-sumur yang dimiliki warga tiap rumah, maka tak bisa memenuhi kebutuhan tumbuh kembang Mawar.

"Kalau gak begitu, mawar di kebun-kebun desa sini ya bisa mati. Kita gak bisa kerja. Soalnya selain padi, kita setiap hari mengandalkan panenan kebun mawar," pungkasnya. [feb/rom]

Tag : kebun mawar, ngerong

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more