15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |   21:00 . Gempa Bumi Terasa di Stasiun BMKG Tuban, Pegawai Sempat Keluar Ruangan   |   20:00 . Diskoperindag Bersama PTB Mengadakan Festival Kopi   |   19:00 . Gempa di Perairan Tuban Dirasakan Hingga Luar Pulau Jawa, Begini Penjelasan BMKG   |   18:00 . Indonesia Dilanda Karhutla, 120 Pelajar Tuban Sholat Minta Hujan   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 19 August 2018 14:00

Tahap Pengembangan, Goa Gede Semakin Banyak Pengunjung

Tahap Pengembangan, Goa Gede Semakin Banyak Pengunjung

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com -‎ Meski dalam proses pengembangan wisata, Goa Gede yang berada di puncak perbukitan Busan, Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang terus ramai didatangi para pengunjung dari berbagai wilayah kota.

Pengelola wisata Goa Gede mengatakan, wisatawan lokal maupun luar daerah Tuban kebanyakan ‎penasaran tentang bagaimana pemandangan Goa yang dulunya penuh dengan belukar, kemudian perlahan dikembangkan hingga sampai sekarang.

"Mulai dari Lamongan, Bojonegoro, Gresik, Surabaya, dan kota lain sudah banyak yang datang ke sini," ujar pengelola Goa Gede, Joko Agus Sumarto kepada blokTuban.com, Minggu (19/8/2018).

‎Dari kebanyakan wisatawan yang datang, sambung Agus, anak-anak dan para pemuda yang paling banyak mendominasi. Sebagian besar dari mereka yang datang bisa menyaksikan langsung bentuk-bentuk keindahan relief khas Goa Gede, juga stalaktif yang ada.

Adapun ciri khas dari Goa diatas bukit Busan tadi adalah pada masing-masing sisi bagian Goa terdapat lubang besar tembus atas, semacam ventilasi buatan alam. Tak sedikit pemuda sekitar Tuban yang memiliki hobi  rappeling atau menuruni tebing‎, mengunjungi dan mencoba keseruan turun tebing dari beberapa atap Goa yang berlubang itu.

"Kita terus kembangkan supaya pengunjung lebih nyaman. Pemuda-pemuda sekarang kan sukanya liburan sambil swafoto," pungkasnya.

Meski demikian, para pengunjung yang ingin menuju ke destinasi wisata Goa Gede haruslah melewati rute yang cukup ekstrim. Dari jalan Raya Kepohagung masuk menuju lokasi, pengunjung mesti lewat hampir 1 Kilo meter jalan makadam yang cukup merepotkan pengguna kendaraan bermotor.

Dari hal itulah, pihak pengelola yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Busan berharap supaya pemerintah terkait mau peduli akan keadaan tersebut. [feb/ito]

 

Tag : goa, gede, plumpang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more