Meski dari Desa, Tak Boleh Minder

Repoter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Kabupaten Tuban mengirimkan putra-putri terbaiknya ke kancah Provinsi Jawa Timur (Jatim) untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada upacara peringatan 17 Agustus tahun 2018.

Selain M. Arif Rahman dari SMAN 1 Tuban, ada Afidhotul Mahfudhoh dari SMAN 1 Rengel.

Saat ditemui blokTuban.com, Puput panggilan akrab Afidhotul Mahfudhoh, tak menyangka akan menjadi Calon Anggota Paskibraka (Capaska ) Provinsi tahun 2018.

Menjadi Paskibraka memang adalah keinginannya dari dulu, meski Puput tinggal di Desa Karangtinoto Kecamatan Rengel, dan orang tuanya hanya berkerja sebagai petani, itu tak membuatnya minder, malah dia bangga dari desa bisa menjadi Paskibraka provinsi.

Alumni SMPN 1 Rengel ini memang sudah menjadi Paskibraka sejak SMP, sewaktu SMP dan SMA kelas X Puput menjadi Paskibraka tingkat Kecamatan Rangel.

"Memang dari dulu ingin jadi Paskibraka, dulu waktu SMP dan SMA kelas X jadi Paskibraka kecamatan, alhamdulillah tahun ini tidak menyangka bisa jadi Capaska provinsi," ungkap Puput bahagia.

Dara yang bercita-cita ingin masuk Akademi Kepolisian (Akpol) ini berharap, semoga bisa masuk menjadi tim 8 (tim pengibar). "Optimis bisa masuk tim 8 dan semoga lancar sampai pengibaran bendera," jelasnya.

Siswi kelahiran 28 Maret 2002 itu mempunyai keinginan, sesudah menjadi Paskibraka provinsi, ia ingin meratakan (membehel) giginya agar lebih terlihat rapi. "Ingin dibehel giginya biar terlihat rapi, soalnya setelah lulus sekolah saya ingin daftar Akpol," paparnya. [nid/rom]