Reporter: Mochamad Nur Rofiq 

blokTuban.com - Pembangunan sarana olahraga merupakan prioritas penggunaan dana desa (DD) tahun 2018. Sebab, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) mengklaim saat ini mayoritas desa di Indonesia masih minim yang memiliki fasilitas olahraga.

Manafaat dengan adanya fasilitas olahraga di desa sendiri juga cukup beragam. Selain regenerasi atlet juga bisa menjadi pemersatu warga dan peningkatan ekonomi masyarakat. 

Kondisi tersebut sesuai dengan yang ada di Tuban, Jawa Timur. Salah satunya di wilayah Desa Rayung, Kecamatan Senori. 

Untuk bisa menggelar liga desa, syaratnya harus memiliki lapangan sepak bola yang memadai. Hal itu bisa terwujud setelah adanya DD yang bersumber dari APBN itu. 

"Alhamdulillah dengan adanya DD, desa dampingan kami bisa menggelar liga antar RT dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-73 ini," ujar Pendamping Lokal Desa, Nurul Yaqin kepada blokTuban.com, Sabtu (4/8/2018).

Menurut dia, lapangan olahraga yang diresmikan beberapa bulan yang lalu ini memiliki multi fungsi. Sebab, dengan adanya fasilitas tersebut banyak keuntungan yang diperoleh masyarakat.

"Dengan adanya liga ini ternyata juga menyedot masa, sehingga bisa dimanfaatkan beberapa pedagang kecil untuk meraup untung," katanya menambahkan. 

Diungkapkan Nurul Yaqin, Desa Rayung ini untuk mewujudkan lapangan desa harus menggelontorkan dana sekitar Rp307 juta. Dana tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa atau APBDes. [rof/ito]