14:00 . Kemenpan RB Evaluasi Pelayanan Publik Polres Tuban   |   13:00 . BNI, Hara Dan Pemerintah Tuban Mencetak 1000 Agripreneur   |   12:00 . Di Depan Kemendikbud, DPRD Tuban Sampaikan Kekurangan 3.270 Guru SD-SMP   |   09:00 . Pendaftaran Online RSUD Koesma Error, Ternyata ini Sebabnya   |   07:00 . Masa Kecil Kurang Bahagia? Ini 4 Dampaknya saat Dewasa   |   18:00 . Hari Pertama Jambore Kwaran Gerakan Pramuka Soko   |   17:00 . 16 Besar Turnamen Bola Voli Piala Bupati Tuban Cup   |   16:00 . Analog PBT Serupa BSD Tanggerang, User Ingin Lihat Cetak Biru PT HK   |   15:00 . Hantam Truk Tronton Varia Usaha, Pemotor Meninggal di Jalanan Rengel-Bojonegoro   |   14:00 . Tandang Ke Jogja, Tim Persatu Diteror Oknum Diduga Suporter PSIM Yogyakarta?   |   11:00 . Kalah Lawan PSIM Jogja, Menajemen Persatu: Peluang Persatu Masih Terbuka Asalkan...   |   10:00 . User PBT Ditilap, Nasib Digantung   |   09:00 . Puluhan User PBT Geruduk Diskoperindag   |   08:00 . Festival Kirab Perahu di Ujung Timur Pesisir   |   07:00 . 10 Tanda Anak Mengalami Gangguan Kesehatan Mental   |  
Tue, 15 October 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 18 March 2018 11:00

Puluhan Pendekar PSHT Gelar Baksos Bersih Desa

Puluhan Pendekar PSHT Gelar Baksos Bersih Desa

Oleh: A. Isytihar*
 
blokTuban.com - Puluhan pendekar dari organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PHST) Ranting Kecamatan Senori, peduli bersihkan lingkungan di Desa Jatisari. Minggu (18/3/2018).
 
Sejak pagi, dengan memakai sakral (seragam lengkap) mereka terjun menyusur gorong-gorong dengan membawa berbagai alat kebersihan. Tujuannya, tak lain ikut membantu pemerintah Desa Jatisari yang pada saat itu menggalakkan bersih lingkungan.
 
Ketua Ranting PSHT Senori, Zakki Mubarok mengatakan, pendekar PSHT selain dibekali jurus olah raga, mereka juga dibekali olah rasa. Olah rasa dapat dimaknai bahwa setiap siswa atau warga PSHT dalam membudayakan pencak silat diharapkan turut serta andil dalam Hayuning Bawono (ikut menjaga ketertiban dunia).
 
"Semoga kegiatan sosial lingkungan ini, mampu menambah kepekaan siswa dan warga PSHT dalam menjaga lingkungan di desa masing - masing," ungkap Zakki di sela-sela kegiatan bakti sosial tersebut. 
 
Di lokasi yang sama, Pemerintah Desa Jatisari berterima kasih atas turut sertannya perguruan pencak silat yang ikut membantu menjaga lingkungan. Sebab, selain menjalin kebersamaan dengan lembaga desa, gagasan positif ini dapat mewujudkan lingkungan desa bersih, asri, dan nyaman. 
 
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para pendekar, karena telah menunjukkan kepeduliannya terhadap kearifan lokal. Mereka peka dan merespon masalah sosial lingkungan, hingga mau turun serta bersih-bersih di lingkungan desa," tutur Kepala Desa Jatisari Wahyu Setiawan. [col]
 
*Pengirim adalah anggota sekaligus Humas PSHT Ranting Senori.

Tag : psht, pendekar, bersih, desa

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more