19:00 . Kasat Sabhara Polres Tuban Cukur Anggota Berambut Panjang   |   16:00 . Resmikan Kantor MWC NU Kecamatan Soko, Ini Harapan Wabup Tuban   |   13:00 . Harga Gabah Turun, Diskoperindag Tuban Minta Petani Manfaatkan Resi Gudang   |   12:00 . Toleransi Keagamaan di Tuban jadi Miniatur Indonesia   |   07:00 . Awas, Kurang Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak   |   17:00 . Satu Tahun Covid-19, Tuban Zona Orange, Lamongan dan Bojonegoro Zona Kuning   |   16:00 . Peluang Usaha, Kafe Bukit Teduh Sajikan Panorama Indah   |   15:00 . Kios Milik Warga Grabagan Ludes Dilalap Jago Merah   |   13:00 . Wartawan Tuban Mulai Divaksin   |   12:00 . 106 Pelanggar Prokes Tuban Terjaring Razia Pengawasan PPKM Mikro   |   08:00 . TPPI Serahkan 5.000 Masker, Desinfektan dan Hand Sanitizer ke Kodim 0811   |   07:00 . Kaki Sulit Diangkat, Waspadai Gejala Diabetes   |   18:00 . Isi Waktu Luang, Anak-anak di Tambakboyo Dilatih Buat Sabun   |   17:00 . Berikut Desa dengan DD dan ADD Terbesar dan Terkecil di Tuban   |   16:00 . Semangat Mbah Sumiran 40 Tahun Jajakan Es Dengan Sepeda   |  
Thu, 04 March 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Fasilitasi Lembaga Petani, DPKP Gelar Rembug Tani

bloktuban.com | Monday, 12 March 2018 15:00

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Pemerintah Kabupaten Tuban melalui UPT Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kecamatan Bangilan menggelar Rembug Tani bersama Kelompok Tani (Poktan), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Senin (12/3/2018).

Kegiatan yang berlangsung satu hari di jalan raya Jatirogo-Singgahan KM.12 itu dalam rangka memfasilitasi peningkatan kapasitas lembaga petani. Dengan harapan setelah agenda selesai, muncul rumusan-rumusan rencana pembangunan pertanian oleh pejabat Pemerintah Kabupaten Tuban.

"Outputnya rencana pembangunan di dunia pertanian baik di sektor produksi maupun peningkatan perekonomian petani itu sendiri," ujar Sutikno di Bangilan, Senin (12/3/2018).

Pihaknya mencontohkan, beberapa bulan lalu muncul permasalahan terkait tenaga kerja tanam di sektor pertanian padi. Tenaga tanam rata-rata adalah manula sehingga waktu yang dibutuhkan relatif lama. Sebab, generasi muda belum siap terjun di sektor tersebut.

Untuk mengatasinya, lanjut Sutikno, setelah adanya rembug bersama lembaga petani dapat diatasi dengan mesin tanam modern. Inilah salah satu manfaat yang diklaim pemerintah pentingnya rembug tani tersebut.

"Hal itu terjadi dan nyata di lapangan, minim tenaga tanam. Sehingga melalui rembug tani, di Bangilan bisa mendapatkan lima mesin tanam untuk petani," tandasnya. [rof/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : rembug tani, petani



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more