Selain Dibiarkan Terbuka, Jelang Imlek Patung Rasaksa Kembali Dicat

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Menyambut perayaan tahun baru Imlek 2018, Jumat (16/2/2018), patung Dewa Rasaksa Konco Kwan Sing Tee Koen yang berada di halaman belakang Klenteng Kwan sing Bio Kabupaten Tuban nampak terbuka dan tidak tertutup kain lagi.

Menurut keterangan Wakil Ketua Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban Liu Pramono, kain penutup patung rasaksa tersebut sudah terbuka sendiri sejak beberapa waktu lalu.

Sehingga bertepatan dengan perayaan Imlek tahun 2018 ini, pengurus klenteng mendatangkan alat berat crane untuk membersihkan sisa-sisa kain dan memperbaiki beberapa bagian yang retak dan kembali melakukan pengecatan di beberapa sisi patung.

"Ini kainya sudah terbuka sendiri dan adanya crane ini untuk membenahi yang rusak seperti di bagian pedang yang mengalami keretakan," ujar Liu Pramono, Senin (12/2/2018).

Sebelumnya, patung raksasa tersebut ditutup dengan menggunakan kain putih sepanjang kurang lebih 1.200 meter, penutupan itu bertujuan untuk meredam polemik atas keberadaan patung yang belum mengantongi izin bangunan dari pemerintah setempat.

"Kain penutup sudah membuka sendiri dan rencananya tidak ditutup lagi," tambah Liu saat dikonfirmasi.

Disinggung terkait dengan perizinan bangunan patung, pengurus klenteng mengklaim telah mengajukan proses perizinan serta telah melakukan koordinasi dengan petugas Satpol PP Tuban terkait terbukanya patung ini.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP, dan itu Pak Gunawan yang mengurusnya,” ungkap Liu Promono.

Diberitakan sebelumnnya, patung dengan ketinggian 30,4 meter tersebut pernah menjadi polemik, polemik meredam setelah patung terbesar se-Asia Tenggara itu ditutup menggunakan kain putih pada bulan Juli 2017.[hud/col]