Tolak Kilang Minyak, Warga: Kami Petani, Makan Apa Kalau Tanah Dijual

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Berbagai upaya penolakan berdirinya kilang minyak New Grass Root Refinery (NGRR) di Desa Remen-Mentoso, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban terus dilakukan oleh warga setempat.

Pagi ini, Minggu (11/2/2018) pagi, warga kedua desa tersebut kompak melakukan pemasangan ratusan atribut dan banner bertuliskan penolakan kilang minyak di sepanjang Jalan Raya Mentoso-Remen.

Dari pantauan blokTuban.com di lapangan, beberapa tulisan tersebut di antaranya:

'Jangan paksa rakyat melepas tanah leluhur',

'Kami menolak kilang minyak!'

'Rakyat digusur, Pabrik digempur'

Salah satu pemuda Desa Mentoso, Hudi Priyanto mengatakan, pada intinya warga Mentoso dan Remen semuanya menolak pembangunan kilang minyak di desa mereka.

"Kebanyakan warga bermata pencaharian sebagai petani, terus bagaimana nanti kalau digusur, makan apa nanti?," kata Hudi Priyanto.

Hudi sapaan akrabnya menambahkan, di kedua desa ini tidak ada kata-kata menjual tanah, karena warga di sini sudah trauma dengan proyek-proyek yang dulu.

Sementara itu warga lain, Aguk Nugroho mengatakan hal senada, bahwa semua warga dua desa menolak pembangunan kilang minyak. "Semua warga menolak pembangunan kilang minyak di Mentoso dan Remen," pungkasnya. [hud/col]