Rem Blong, Truk Gandeng Tabrak 3 Kendaraan di Jalur Pantura

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalur Pantura, tepatnya di tanjakan Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Beberapa kendaraan yang terlibat kecelakaan di antaranya truk gandeng, truk fuso, kendaraan profit Dinas Polisi, dan juga mobil pribadi.

Kecelakaan bermula dari truk gandeng bernopol L 8597 UQ yang dikemudikan oleh Imam Kambali (45), warga Trenggalek, yang diduga mengalami rem blong ketika melintas dari arah utara menuju ke selatan. Terlebih saat itu kondisi jalan sedang menurun.

Pengemudi truk bermuatan semen sempat berusaha menghindari laju kendaraan di depannya dengan melintasi jalur yang berlawanan. Usaha sopir truk gandeng itu sia-sia, karena dari jalur berlawanan muncul truk fuso H 1316 G yang dikemudikan oleh Ngadiono (40), Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus, Jateng.

"Mulai dari atas kendaraan itu sudah di jalur kanan, mendahului kendaraan lain. Katanya tadi itu remnya blong," kata Ngadiono.

Truk fuso itu sudah berusaha berhenti saat mengetahui truk gandeng itu melaju di jalur kanan. Tapi usaha itu sia-sia, dua kendaraan kemudian berbenturan.

Insiden belum selesai, truk gandeng belum berhenti dan menabrak mobil profit Dinas Polri yang dikemudikan oleh Desrizal Efendi (36), asal Kabupaten Darma Sraya, Sumatra Barat, di jalur yang sama dan mobil BRV dengan nopol S 302 HQ yang dikemudikan Sri Hariyani (49), warga Perum Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban yang berada di belakang truk fuso. Beruntung, tidak ada korban nyawa dalam insiden ini. [hud/ito]