Pertamini di Tuban Menjamur, Ini Tanggapan Pertamina

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Jika kita berkunjung ke wilayah Tuban, sudah pasti menemukan penjualan bahan bakar minyak (BBM) dengan gerai pom mini atau yang kerap disebut pertamini. Bahkan pendirian pertamini hampir berada di setiap kecamatan.

Berdasarkan pantauan blokTuban.com di lapangan, penjualan BBM dengan model pertamini belakangan ini makin banyak dan makin mudah ditemukan.

Pertamini yang menjual bahan bakar Pertamina tersebut, juga menggunakan perlengkapan dispenser dan alat tera, layaknya stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Bagaimana tanggapan Pertamina melihat kondisi pasar pertamini yang kian menjamur? Ketika dikonfirmasi blokTuban.com, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V menyatakan tidak ada rentetannya dengan usaha di sektor hilir.

"Pertamini bukan dari Pertamina, itu hanya kemiripan nama saja," ungkap Area Manager Communications & Relations Pertamina MOR V, Heppy Wulansari kepada blokTuban.com, Senin (24/7/2017).

Pihaknya menilai, usaha pertamini seperti pengecer BBM lainnya, hanya saja sudah menggunakan alat lebih modern. Sehingga dianggap biasa saja.

Mengenai penggunaan nama dan warna yang hampir menyamai dengan perusahaan plat merah itu, pihak MOR V, tidak bisa berbuat banyak. Sebab, perusahaan yang ia kelola tidak memiliki kewenangan menindak.

"Kami melihat, penggunaan nama mereka mirip dengan Pertamina, termasuk warna dan model yang mereka gunakan di lapangan. Kendati begitu kami tidak bisa melakukan tindakan hukum, karena kami bukan regulator," pungkasnya. [rof/rom]