Reporter : Joel Joko/blokBojonegoro.com

blokTuban.com - Hujan di wilayah hulu menyebabkan debit Bengawan Solo naik. Berdasarkan data yang diterima BPBD Bojonegoro, hingga pagi ini, elevasi tinggi muka air (TMA) pada papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Kota, terus menunjukkan trend naik. Diperkirakan pada siang atau sore hari ini, statusnya dapat menyentuh siaga hijau.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo membenarkan, bahwa kenaikan tersebut akibat hujan yang turun di wilayah hulu,  khususnya di wilayah Kabupaten Ponorogo, Madiun dan Ngawi selama dua hari kemarin.

Selain itu ditambah limpahan dari wilayah provinsi Jawa Tengah. Bahkan papan duga Jurug Solo, pada Senin pagi kemarin, sempat menyentuh status siaga merah.

“Siang ini Bojonegoro Kota diperkirakan masuk siaga hijau dan malam nanti diprediksi masuk siaga kuning,” jelas Andik Sudjarwo.

BPBD menghimbau kepada warga masyarakat, khususnya yang berada di sepanjang bantaran sungai untuk mewaspadai kenaikan cepat tinggi muka air Bengawan Solo. Selain itu, di beberapa anak sungai yang tidak lancar, bila ditambah curah hujan lokal dengan intensitas tinggi maka berpotensi timbulnya banjir genangan di sekitar muara anak sungai dengan Bengawan Solo.

Sementara up date TMA Bengawan Solo dari UPT Pengelola Sumber Daya Air (UPT PSDA) Wilayah Sungai Bengawan Solo pukul 12.00 di papan duga kota menyentuh 12.89 pheilchall, sedang di Karangnongko 27.05 pheilschall.[oel/ito]