Berharap Bantuan Turun, Pemdes akan Bangun TPT

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Tebing rawan longsor di Desa Lajulor, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, membuat Pemerintah Desa (Pemdes) Setempat berencana melakukan upaya penanggulangan sementara. Pemdes akan membangun tembok penahan tanah (TPT) dari beton dengan skala prioritas, sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah maupun pusat.

Kepala Desa Lajulor, Tafrikan kepada blokTuban.com mengungkapkan, pihaknya akan melakukan uapaya tanggap darurat sementara untuk rumah warga yang terkena longsor, dengan membantu biaya relokasi rumah. Kemudian, selanjutnya pihak desa akan membuat TPT di sisi sungai Kali Kening sepanjang lebih dari 500 meter. Namun bangunan tersebut menyesuaikan anggaran desa yang ada.

"Kita akan prioritaskan yang paling dekat dengan pemukiman, soalnya menyangkut keselamatan jiwa," ungkap Tafrikan, Sabtu (21/1/2017).

Kepala Desa tiga periode itu menambahkan, untuk sementara rumah yang sudah terkena longsor akan dialokasikan dana sebesar Rp5 juta untuk pembelian tanah uruk. Sedangkan selanjutnya pihak desa akan menunggu Dana Desa (DD) cair.

Pihaknya menegaskan, tanggap darurat dengan membuat TPT guna mengantisipasi longsor susulan. Pasalnya curah hujan yang masih tinggi dikhawatirkan terus menambah debit dan derasnya air anakan sungai Bengawan Solo itu.

"Jika nanti sudah dibangun TPT, warga diharapkan menanam pohon yang kuat agar bisa menahan tanah," tandasnya.

Kemudian lanjut Tafrikan, pihaknya juga sudah mengajukan ke pemerintah Kabupaten Tuban. Selain itu, kata dia, pihak BPBD Kabupaten Tuban juga sudah mendatangi dan menganalisa lokasi longsor.

"Semoga secepatnya bantuan dari pemerintah daerah maupun pusat turun, agar warga tidak was-was lagi," pungkasnya. [rof/rom]