Kaget Rumah Kebanjiran, Seorang Nenek Meninggal Dunia

Reporter : Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Hujan yang terus mengguyur di Wilayah Tuban selatan tadi malam, mengakibatkan banjir di sepanjang bantaran kali kening. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana banjir tersebut.

Mbah Sujinah, wanita berusia sekitar enam puluh tahunan, warga desa Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban meninggal dunia saat di pengungsian.

Ruminah (48) adik korban mengatakan, saat rumah korban tergenang air setinggi sekitar 30 cm, Sujinah pergi ke rumah keponakan untuk mengungsi.

"Kejadian banjir mulai pukul 21.00 WIB. Sujinah sedang tidur, kemudian dibangunkan tetangga diajak mengungsi ke tempat yang lebih tinggi," ujar Ruminah kepada blokTuban.com, Minggu (19/6/2016).

Lanjut Ruminah, korban memiliki satu anak laki-laki yang sedang bekerja di Jakarta, suaminya sudah lama meninggal dunia dan saat ini hidup bersama Ruminah.

Sebelumnya korban memiliki riwayat tekanan darah tinggi. Namun saat berangkat mengungsi tubuhnya tampak sehat, sebab ia mampu berjalan dengan membawa barang-barang berharga dan selimutnya.

"Mbah Sujinah tidak sakit, namun karena shok melihat rumahnya tergenang banjir, akhirnya tak sadarkan diri," tandas Ruminah adik korban.

Nur Khasan, Ketua RT 02/RW 02 Desa Kedungjambangan saat dimintai keterangan, membenarkan informasi ada warganya yang meninggal dunia.

"Mbah Sujinah meninggal dunia sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah keluarga berusaha mencari angkutan, nyawanya sudah tidak tertolong. Rencananya tadi mau di bawa ke rumah sakit, namun saat mau dinaikan ke mobil, Mbah Sujinah sudak tidak bernyawa," terang Pak RT saat ditemui di rumah korban.
 
Zainuddin, Ketua DPAC PKB Bangilan, saat ditanya di rumah korban mengatakan, rencananya jenazah akan dimakamkan hari ini juga, di tempat pemakaman umum desa setempat

Pantauan blokTuban.com di lapangan, hari Minggu pukul 06.30 WIB, banjir di Desa Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan, sudah mulai surut.[rof/col]