Petani Bawang Merah Tuban Puas dengan Hasil Panen

Reporter : Ikhsanul Yazid

blokTuban.com - Petani bawang merah yang berada di Desa Jatisari, Kecamatan Senori cukup puas dengan kualitas hasil panen lahannya. Sebab, selain kualitasnya yang bagus, harga bawang merah di pasaran pun berpihak pada petani.

Salah satu petani bawang merah, Asyiqin mengaku menanam bawang merah di lahan seluas 1/3 hektare. Untuk penanaman dia bisa menelan biaya sampai Rp10 juta dengan rincian 50 persen untuk membeli bibit serta 50 persen perawatan tanaman sampai panen. sehingga untuk mendapatkan hasil atau keuntungan saat panen harga penjualan bawang harus standar.

"Harga standar atau minimal mendapat untung dari hasil bawang merah Rp6.000 per kilogram. Sementara saat ini harga masih berpihak ke petani, pasalnya harga bawang merah masih mahal hingga mencapai Rp15.000/kilogram," ujarnya.

Sehingga dengan harga tersebut dapat dipastikan panen kali ini menguntungkan. Selain itu perbandingan panen kali ini bisa mencapai 1:12 cukup bagus karena dalam satu tanaman bisa menghasilkan 12 biji bawang merah. "Sementara itu untuk minimal perbandingan bibit bawang sehat berkisar 1:8," imbuhnya.

Dengan kapasitas lahan 1/3 hektare, dia bisa menghabiskan bibit sampai 2 kuintal. Sementara hasil panen minimal 1:8 sehingga jika dalam satu tanaman bawang hanya berisi kurang dari 8 biji, panen masih bisa dikatakan gagal atau rusak.

"Untuk penyakit pada bawang merah tentu ada ,karena musim hujan sangat rentan sekali akan tetapi hal tersebut dapat dicegah dengan melakukan penyemprotan obat pada tanaman rutin tiga hari sekali, atau setiap ada hujan deras yang mengguyur penyemprotan harus segera dilakukan agar pertumbuhanya tidak terganggu," pungkasnya. [nul/col]