Laga Semi final Tambakboyo vs Merakurak Ricuh

Reporter: Moch Sudarsono

blokTuban.com - Pertandingan Semi final piala Bupati cup antara kesebelasan Kecamatan Tambakboyo melawan kesebelasan dari Kecamatan Merakurak diwarnai insiden kerusuhan, hal tersebut dipicu oleh beberpa faktor yang terjadi di lapangan selama pertandingan serta emosi masa yang tak terelakkan.

Pada saat laga berlangsung terdapat 2 kartu merah yang diberikan wasit untuk kesebelasan tim Merakurak, kartu merah diberikan kepada pemain bernomor punggung 15 Slamet pada menit 38 dan pemain nomor punggung 9 Ery P pada menit 74.

Hal tersebut yang memicu terjadinya kericuhan pada pertandingan semi final dilaga ini, hingga membuat official kedua tim harus turun memberikan pengarahan kepada masing-masing pemain.

Bahkan, para suporter ikut masuk ke rumput hijau karena terbawa suasana yang terjadi di lapangan yang dialami oleh pemain. Kericuhan pun tak terelakkan hingga membuat petugas keamanan yang berjaga di lokasi harus turun untuk mengamankan suporter yang rusuh.

Ketua panitia Bupati Cup, Ali Efendi, sempat meminta aparat keamanan yang tergabung dari TNI dan Polri untuk mengatasi kericuhan yang terjadi di lapangan.

"Saya harap semua pemain ataupun suporter kedua tim kesebelasan harus kembali ketempat, agar pertandingan bisa segera dilanjutkan kembali," ujar Ali efendi. [nok/rom]