Rodat, Kesenian untuk Semua Kalangan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kesenian tradisional yang bernuansa islami atau yang biasa dikenal di Desa Sumurgung, Kecamatan Montong, dengan kesenian rodat mulai digemari oleh masyarakat. Kesenian tradisional yang telah ada sejak tahun 1985 itu, dulu telah redup.

"Sekarang masyarakat mulai banyak meminati hiburan ini, baik anak-anak, pemuda juga orang dewasa" ujar Mashar (58), pelatih rodat.

Kesenian rodat terdiri dari 25 anggota, dimana 14 anggota tersebut terdiri dari anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan sisanya terdiri dari orang dewasa. Untuk sekali manggung biasanya warga yang mengundang harus merogoh kocek Rp500 ribu.

Kesenian ini menyuguhkan tarianan anak-anak dan pencak silat, yang diiringi dengan alat musik tradisional, seperti rebana dan beduk serta tidak lupa nuansa islami dengan iringan salawatan.

"Setiap kali ada hajatan atau acara apapun sekarang kesenian rodat menjadi hiburan yang tepat, dan penonton pasti sangat antusias setiap kali rodat tampil" tutur pelatih rodat tersebut.

Salah satu penonton Dodo (25), mengatakan setiap kali kesenian rodat ini manggung pasti ratusan orang memadati tempat tersebut untuk melihat langsung keindahan tampilan yang disuguhkan.

"Kesenian yang seperti ini harusnya dapat dilestarikan dan dikembangkan oleh pemerintah" jelasnya. [hud/mu]